2 Perawatan Wajah yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

By | August 1, 2016

Melakukan perawatan wajah saat hamil bukanlah perkara yang gampang, karena saat hamil harus menghindari prodak yang mengandung bahan kimia dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan janin.

Saat hamil hormon di dalam tubuh meningkat salah satu akibatnya adalah masalah pada kulit seperti timbul jerawat, wajah menjadi berminyak dan lain sebagainya. Agar saat hamil kulit wajah terlihat sehat, bersih dan segar yang harus diperhatikan adalah kebersihan kulit dan menghindari produk dan cara yang bisa membahayakan janin. Setidaknya berhati-hati memilih produk dan jenis perawatan.

Berikut adalah beberapa jenis obat dan cara perawatan wajah yang sebaiknya dihindari selama kehamilan:

Jenis Obat yang Harus Dihindari

Pada saat hamil masalah kulit yang sering muncul adalah jerawat. Sebaiknya hindari obat jerawat yang mengandung salicylic acid, retinoid, benzoly peroxide atau antibiotic. Selain itu hindari obat-obatan yang mengandung doksisiklin, tetrasiklin, accutane, minosiklin. Obat yang mengandung bahan-bahan tersebut harus dihindari karena dikhawatirkan menyebabkan masalah tulang, gigi dan cacat.

Perawatan yang Harus Dihindari

Jika saat hamil ingin melakukan perawatan spa atau relaksasi sebaiknya dilakukan oleh yang sudah berpengalaman menangani ibu hamil. Sebaiknya hindari menggunaka suhu yang terlalu panas misalnya: berendam, mandi air panas atau sauna.

Jika ingin melakukan hidroterapi di air hangat pastikan suhunya tidak lebih 32 derajat celcius.

Lalu pertanyaan berikutnya adalah perawatan kulit seperti apa yang aman bagi ibu hamil? simak jawabannya sebagai berikut:

Masalah Jerawat

Pada saat kehamilan masalah kulit yang sering dialami adalah timbulnya jerawat, mulai dari jerawat ringan hingga yang parah. Jerawat pada masa kehamilan adalah hal yang wajar karena hormone androgen semakin meningkat dan memicu kelenjar sebaceous memproduksi minyak di wajah.

Untuk mengatasi masalah tersebut Anda bisa menggunakan obat yang aman, yaitu obat yang mengandung glycolic acid, sulfur dan alpha hydroxyl acid. Namun sebelum memutuskan menggunakan obat sebaiknay konsultasikan ke dokter.

Selain mengobati, perhatikan kesehatan wajah dan hindari mengguankan kosmetik yang berlebihan. Dan jangan lupa membersihkan wajah pada waktu malam hari.

Chloasma atau Bercak di Wajah

Wanita hamil yang memiliki warna kulit gelap biasanya akan timbul bercak berwarna kehitaman. Hal ini diakibatkan hormone progesteron, estrogen dan hormone yang memicu melanosit mengalami peningkatan.

Biasanya bercak muncul di pipi, kening, hidung dan bibir. Sebenarnya bercak hitam akan hilang dengan sendirinya setelah proses persalinan. Namun jika ingin menggunakan obat, bisa pilih obat concealer untuk menyamarkan bercak. Tabir surya ini berfungsi juga melindungi dari sinar matahari yang menjadi pemicu perubahan warna kulit.

Selain itu Anda bisa konsultasikan kepada dokter dan minta resep krim wajah yang dianjurkan. Sebaiknya selain melakukan perawatan wajah, barengi dengan membersihkan wajah saat malam hari dan hindari menggunakan makeup berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *