Ciri Obat Berbahaya dari Herbal untuk Kesehatan yang Wajib Anda Ketahui

By | October 6, 2017

Menderita sakit parah hingga berbulan-bulan merupakan suatu cobaan yang sangat sulit untuk diterima. Tetapi sebagai manusia yang menerima cobaan tentunya masih dapat mengupayakan kesembuhan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan melakukan berbagai pengobatan yang dipercaya ampuh menangani penyakit Anda. Tetapi perlu berhati-hati, tidak sedikit peredaran obat berbahaya sekarang ini yang ada dalam lingkungan masyarakat. Hal tersebut tentunya dilakukan bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang akan mencari keuntungan secara pribadi. Tidak hanya obat yang berunsur kimiawi, tetapi obat herbal pun termasuk didalamnya.

Ya, mindset mengenai obat herbal yang terbuat dari bahan-bahan alami ternyata juga berpotensi menjadi obat-obatan yang berbahaya. Sangat disayangkan memang, disaat masyarakat banyak membutuhkan pengobatan dengan solusi yang murah dari bahan alami tetapi malah terjerat oknum yang tidak bertanggungjawab. Selain merugikan banyak masyarakat, juga akan merugikan pihak pemerintah yang dirasa lalai dalam pengawasan obat yang membahayakan tersebut. Makanya sebagai orang yang berada di lingkungan lebih baiknya untuk selalu mawas diri, berikut ini beberapa ciri obat herbal berbahaya antara lain:

  • Kemasan dan label.

Sebuah obat yang sudah dalam pengawasan pemerintah tentunya sudah terlihat dari kemasan maupun label pada kemasan tersebut. Misalnya saja seperti nomor ijin dari pemerintah, gambar yang terdapat di kemasan, label halal atau label yang menyatakan obat tersebut layak untuk dikonsumsi. Dengan adanya ciri-ciri begitu dugaan akan obat berbahaya akan terjawab dengan mudah.

  • Informasi fungsi dan aturan pakai.

Obat herbal yang beredar di Indonesia tidak semuanya merupakan produksi dalam negeri karena tidak sedikit yang merupakan produksi luar negeri. Maka dari itu jika menggunakan bahasa asing dalam penjelasan fungsi maupun aturan pakainya kemungkinan termasuk dalam obat yang berbahaya. Obat herbal yang tidak berbahaya umumnya menggunakan bahasa Indonesia atau kalau tidak menggunakan bahasa asing tetapi juga disertai dengan bahasa Indonesia sesuai dengan negara beredarnya.

  • Komposisi dan bahan.

Dari komposisinya juga dapat dilihat mana yang merupakan obat membahayakan dan mana yang merupakan obat tidak berbahaya. Biasanya obat yang tidak berbahaya dalam keterangan komposisi bahan bakunya menggunakan nama-nama latin ataupun sedikit ilmiah atau bisa juga menggunakan nama daerah secara langsung.

  • Bau dan juga rasa.

Untuk bau dan rasa juga bisa dijadikan pertimbangan, karena obat herbal akan menimbulkan bau herbal yang khas. Jika obat tersebut terdapat bau-bau kimiawi kemungkinan merupakan obat yang berbahaya atau palsu.

  • Reaksi obat.

Pemakaian obat herbal atau jamu-jamuan umumnya mempunyai khasiat yang sedikit lambat, karena perlu ketelatenan dalam pemakaian. Makanya jika obat tersebut saat diminum akan langsung memberikan efek baik kemungkinan dapat tergolong dalam obat berbahaya atau tidak asli. Obat tersebut diduga merupakan campuran dari bahan kimia buatan orang yang tidak bisa bertanggungjawab.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *