Inilah Kandungan Senyawa Bermanfaat dalam Buah Mahkota Dewa

By | November 3, 2017

Berbagai jenis buah dan sayur tersedia saat ini yang seharusnya jadi konsumsi harian masyarakat. Ya, dengan memperbanyak buah dan sayur maka tubuh pun akan sehat dan terhindar dari obesitas dan penyakit menyeramkan lainnya. Dengan banyak makan buah dan sayur, maka segala kebutuhan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh pun bisa dipenuhi dengan makan buah. Namun ada salah satu buah ajaib yang tidak umum disantap yang disebut dengan mahkota dewa atau Phaleria macrocarpa.

Buah yang satu ini adalah salah satu jenis tanaman obat dan berasal dari Irian Jaya dan Papua. Tanaman ini hanya hidup di daerah tropis dan sudah sejak lama dipakai untuk obat dalam mengatasi ragam jenis penyakit misalnya diabetes, liver, darah tinggi dan lain sebagainya. Untuk bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah pada kulit dan daging buah hingga daunnya. Untuk buah ini sendiri tidak tumbuh sepanjang tahun dan hanya musiman saja. Tingkat kematangan buah bisa dilihat dari warnanya yang merah sehingga menandakan buah ini sudah masak.

Pemanfaatan buah ini adalah dari daun dan kulit buah yang bisa dipakai untuk obat baik dalam kondisi segar dan juga kondisi kering. Sedangkan pada dagingnya buah bisa digunakan untuk obat ketika melalui proses pengeringan lebih dulu. Buah mahkota dewa juga memiliki nama lain mulai dari Makuto Rojo, Boh, Pau, Obat dewa, Crown of God, Makuto Ratu, dan Simalakama. Untuk ciri umumnya diantaranya:

  • Ketinggian untuk pohonnya adalah 1 sampai 2,5 meter.
  • Pada batang pohon kayu pendek memiliki cabang yang banyak.
  • Daunnya tunggal dengan bentuk bulat panjang dengan tangkai pendek dan ujung daunnya runcing.
  • Bunganya tumbuh hingga sepanjang tahun dimana pertumbuhannya tersebar di bagian batang hingga ketiak daun.
  • Buahnya bulat warna hijau saat muda dan merah ketika sudah matang dan tua.

Terdapat banyak sekali kandungan senyawa pada buah yang satu ini mulai dari kulit dan dagingnya yang mengandung alkaloid, flavonoid dan saponin. Sedangkan daunnya mengandung alkaloid, polyfenol dan saponin. Memang daging buahnya terasa pahit karena memiliki kandungan antihistamin hingga senyawa triterpen. Dari semua jenis senyawa itu, maka tak heran jika buah ini punya manfaat sebagai berikut:

  • Alkaloid bersifat detoksifikasi sehingga mampu menetralisir racun di dalam tubuh.
  • Senyawa saponin berperan untuk mengatasi bakteri dan antivirus sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meminimalisir kadar gula darah hingga pengumpulan darah serta meningkatkan vitalitas.
  • Flavonoid di dalam buah mahkota dewa memiliki sifat anti inflamasi, antioksidan hingga anti pada alergi sehingga berperan untuk melancarkan peredaran darah dan juga mampu mencegah penyumbatan di pembuluh darah serta mengurangi resiko penyakit jantung koroner.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *