Jadwal Periksa Kehamilan yang Terlalu Sering Bisakah Membahayakan Janin?

By | December 4, 2018

( Foto : Acilsoru )

Rasanya dapat dimaklumi, bahwa seorang ibu yang sedang berada di masa kehamilan sering merasa khawatir akan kondisi kandungannya. Dikarenakan rasa khawatir itu keinginan untuk terus memeriksakan kandungannya dan berdiskusi dengan dokter kandungan sering muncul. Tapi sebenarnya apakah jadwal periksa kehamilan yang terlalu sering aman untuk kehamilan ? mengingat penggunaan alat test kehamilan yaitu USG (ultrasonografi) banyak ditakutkan bisa memberikan efek negatif pada janin.

Sebenarnya apa itu USG? Bagaimana prinsip kerjanya ?

Ultrasonografi atau USG merupakan suatu pencitraan diagnostik yang berfungsi untuk memeriksa organ-organ di dalam tubuh manusia. Dengan USG kita dapat mempelajari bentuk, ukuran, gerakan serta hubungan dengan jaringan di sekitarnya. Pemeriksaan menggunaan USG tidak menimbulkan rasa sakit, dan dilakukan dengan sangat cepat.

Dalam menjalankan fungsinya, USG memanfaatkan gelombang ultrasonik yang merupakan gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi yaitu      250 kHz – 2000 kHz. Gelombang tersebut diterima oleh tranduser, lalu gelombang tersebut diubah menjadi gelombang elektronik sehingga mampu dibaca oleh computer sehingga dapat diterjemahkan menjadi sebuah gambar.

Sejalan dengan perkembangan teknologi di dunia kedokteran, USG turut berkembang dengan fungsi yang semakin canggih. Berikut adalah macam-macam USG dan perbedaannya satu sama lain ;

  • USG 2 Dimensi,

Jenis USG 2 dimensi adalah USG yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Walaupun hanya berupa gambar datar namun sudah cukup untuk menggambarkan kondisi ukuran bayi, air ketuban, dan mendeteksi kelainan fisik pada bayi hingga 80%.

  • USG 3 Dimensi,

Kelebihan USG 3 Dimensi dibandingkan dengan USG 2 dimensi adalah kemampuannya dalam mendeteksi kondisi organ dalam bayi. Organ dalam tersebut antara lain kondisi tulang belakang, tumor, lilitan tali pusar, dan sebagainya. Harga USG 3 dimensi tentunya lebih mahal dari 2 dimensi, yaitu sekitar Rp800.000,

  • USG 4 Dimensi,

Keunggulan USG 4 dimensi dengan 3 dimensi adalah kemampuannya dalam menunjukan gambar yang jelas dari segala sisi dan bergerak selayaknya melihat tampilan video. Bahkan dengan USG 4 dimensi kita sudah dapat melihat wajah bayi dengan cukup jelas.

( Foto : 3d Baby Ultrasound )

 

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa USG hanya menggunakan metode suara, bukan sinar X yang mengeluarkan radiasi seperti metode rontgen. Sehingga USG tidak berbahaya untuk kehamilan, sebaliknya metode rontgen atau Xray harus dihindari oleh ibu hamil karena dapat mengganggu kesehatan janin.

Melakukan pemeriksaan janin dengan USG sangatlah penting. Karena dengan cara ini dapat diketahui apakah kehamilan berada di dalam rahim atau di luar rahim, serta untuk mengetahui perkembangan bayi, dan posisi bayi dalam kandungan.

Sampai saat ini belum ada penelitian dan bukti yang memperlihatkan bahwa USG dapat berbahaya untuk kehamilan. Menurut WHO (World Health Organization) gelombang suara baru bisa membahayakan ketika dilakukan sebanyak 400 kali.

Jadwal periksa kehamilan dengan cara USG minimal harus dilakukan 3 kali sepanjang kehamilan, yaitu pada trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga. Fasilitas pemeriksaan USG saat ini sudah lebih mudah didapatkan, tidak hanya di rumah sakit kota besar. Beberapa bidan di desa juga sudah memiliki fasilitas pemeriksaan USG.

Oleh karena itu tida perlu khawatir melakukan pemeriksaan menggunakan USG, karena USG merupakan alat tes kehamilan akurat yang telah dipercaya puluhan tahun.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *