“Jamkho”, Jamu Herbal Teknologi Nano untuk Usir Kolesterol Jahat

By | August 17, 2016

Siapa yang tidak kenal dengan jamu? Produk jamu di Indonesia sudah dikenal selama ratusan tahun. Campuran bahan-bahan alami yang berasal dari tanaman kemudian diolah secara tradisional menjadi jamu herbal. Bahan-bahan jamu tidak terbatas pada tanaman saja tetapi juga dari hewan seperti telur ayam dan empedu kambing biasa dijadikan campuran dalam pembuatan jamu.

Masyarakat pasti sudah tidak asing lagi dengan jamu bikinan rumahan yang dijajakan dari satu rumah ke rumah lainnya menggunakan bakulan yang digendong atau biasa dikenal dengan jamu gendong. Tetapi seiring perkembangan jaman, jumlah penjual jamu gendong terutama di kota besar mulai berkurang. Kini jamu tidak lagi diproduksi rumahan tetapi telah merambah ke industri dimana jamu diproduksi pabrik-pabrik besar.

Beberapa produsen besar jamu herbal bahkan telah berhasil mengembangkan produknya dengan berbagai macam manfaat. Salah satu produk jamu yang paling sering dicari di Indonesia yaitu jamu untuk mengurangi dan membasmi kolesterol di dalam tubuh. Hal ini mengingat kolesterol menjadi penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat dunia, yakni mencapai 80%. Ditambah lagi di Indonesia banyak terdapat menu makanan yang terbuat dari daging dan memiliki kadar lemak tinggi.

Kolesterol sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia. Menjadi berbahaya adalah ketika kadar kolesterol di dalam tubuh sudah melampaui batas yang ditentukan. Di dalam tubuh yang sehat, kolesterol normalnya berjumlah 160-200 mg. Jika melampaui batas tersebut maka dapat memicu timbulnya berbagai penyakit seperti penyakit jantung, darah tinggi, hingga obesitas. Penyakit-penyakit tersebut umumnya dapat kita temukan pada orang lanjut usia. Meskipun tidak menutup kemungkinan, orang muda pun dapat terkena penyakit ini bila makanan yang masuk tidak dikontrol.

Baca Juga: Jenis-Jenis Obat Herbal yang Berkhasiat Mengobati Berbagai Jenis Penyakit

Melihat fakta tersebut, kini telah tersedia jamu yang terbuat dari bahan herbal untuk menjawab kebutuhan akan pengurangan kadar kolesterol dalam tubuh yaitu Jamkho Herbal. Jamko Herbal merupakan jamu kolesterol yang merupakan hasil fermentasi dari bahan-bahan herbal seperti mahkota dewa, pegagan, dan mengkudu. Di dalamnya ditambahkan pula embrio nektar madu, gula aren, dan air heksagonal untuk memaksimalkan manfaatnya. Berbeda dengan produk-produk serupa, Jamkho memiliki banyak keunggulan yaitu:

  • Jamkho seratus persen dari bahan alami sehingga aman dikonsumsi.
  • Pemakaian Jamkho bebas dari ketergantungan sehingga setelah berhenti konsumsi pun manfaatnya tetap dapat dirasakan.
  • Jamkho aman dan diakui karena telah memiliki ijin serta terdaftar di BPOM. Sertifikat halal MUI menambah keunggulan produk Jamkho.
  • Tidak hanya dari dalam negeri, Jamkho juga mendapat pengakuan internasional dengan memperoleh sertifikat standarisasi internasional HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) serta sertifikat internasional GMP (Good Manufacturing Practices).
  • Jamkho dibuat dan diracik secara khusus oleh ahli di bidangnya yang telah bergelut di bidang industri herbal selama sebelas tahun.

Keunggulan lain yang hanya ada pada Jamkho Herbal adalah proses pembuatannya yang menggunakan bioteknologi nano. Jamkho menjadi satu dari sekian kecil produk herbal yang telah menggunakan teknologi nano dalam pembuatannya. Dengan teknologi tersebut, zat-zat yang terkandung dalam Jamkho Herbal mampu diserap tubuh secara lebih cepat dan lebih baik karena teknologi nano mampu membuat partikel berukuran sangat kecil.

Dengan demikian, kini tidak perlu repot dan bingung mencari cara terhindar dari kolesterol tinggi. Cukup dengan mengonsumsi Jamkho Herbal setiap hari, kadar kolesterol dalam tubuh menurun dalam waktu singkat dengan diimbangi gaya hidup sehat. Ini karena Jamkho Herbal memang lebih dari sekedar jamu herbal biasa sehingga manfaatnya lebih terasa dan terjamin keamanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *