Jangan Asal Pilih Cream Herbal, Pertimbangkan Hal Ini Agar Tetap Aman!

By | July 28, 2018

Untuk mengobati penyakit atau sekedar menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, butuh obat ataupun suplemen. Selain obat yang mengandung bahan kimia, terdapat obat yang terbuat dari bahan yang alami atau yang disebut dengan obat herbal, misalnya cream herbal. Obat ini umumnya diberikan di tempat pengobatan alternatif namun tidak sedikit yang menjual obat dari bahan alami ini di apotek atau bahkan di tempat umum atau dijajakan atau diperjualbelikan secara langsung ke konsumen.

Jangan Asal Pilih Cream Herbal, Pertimbangkan Hal Ini Agar Tetap Aman!

Sayangnya, tidak semua obat yang terbuat dari bahan alami tersebut aman untuk dikonsumsi dan menyebabkan beberapa efek samping yang merugikan diri konsumen. Untuk menghindari hal tersebut, terdapat beberapa point penting untuk melihat apakah obat tersebut aman untuk dikonsumsi atau tidak. Pertama adalah cek kemasanannya. Saat Anda membeli obat yang herbal pastikan kemasan tersebut dalam kondisi yang bagus seperti tidak ada penyok, gompal, berlubang robek, bocor ataupun berkarat. Perhatikan juga beberapa hal berikut:

  • Apakah ada tanggal produksi dan tanggal kadaluarsa.
  • Nama suplemen tersebut.
  • Nama serta alamat pabrik ataupun distributor.
  • Komposisi atau bahan lengkap yang digunakan untuk membuat obat tersebut.
  • Saran penyajian, dosis serta jumlah dari bahan aktif.
  • Izin edar dari BPOM.

Kedua adalah baca bagian labelnya. Teliti label kemasan. Apakah ada bahan yang dilarang atau tidak. Hal tersebut disebabkan karena walaupun cream herbal tersebut menggunakan bahan alami, tetap saja bahan tersebut memiliki senyawa kimia yang alami yang bisa memberikan kerugian untuk tubuh. Karena hal tersebut, produsen dari obat tersebut bertanggung jawab harus memastikan lebih dahulu jika obat tersebut aman untuk dikonsumsi dan tidak ada efek samping yang ditimbulkan.

Baca juga: Ciri-Ciri Cream Herbal Penghilang Flak Hitam Yang Aman

Ketiga adalah cek apakah ijin edar dari obat tersebut asli atau tidak. Tidak jarang ada obat yang melampirkan nomor BPOM di bagian kemasan untuk menandakan jika obat tersebut aman untuk dikonsumsi. Namun, saat nomor BPOM tersebut dicek di situs BPOM, Anda tidak menemukan nomor BPOM dari obat tersebut. Jika Anda menggunakan obat dari tanaman herbal dari racikan para herbalis atau dari tempat pengobatan herbal, pastikan jika tempat tersebut memiliki izin praktek serta terdaftar secara resmi di Dinas Kesehatan.

Keempat adalah dengan melihat logo golongan obat. Ada 3 kategori obat tradisional berdasarkan pada ketentuan BPOM yaitu jamu, obat herbal terstandar atau OHT dan fitofarmaka. Umumnya, di Indonesia, obat yang terbuat dari bahan alami ini adalah masuk kategori jamu dan OHT yang belum bisa terbukti keamanannya dari uji klinis. Karena hal tersebut, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, Anda bisa menanyakannya langsung ke pihak penjualnya mengenai khasiat dari obat seperti cream herbal tersebut dan juga efek sampingnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *