Kenali Manfaat Jahe Merah Beserta Kandungan di Dalamnya

By | November 1, 2017

Jahe adalah salah satu jenis rempah yang kerap dijadikan bumbu untuk ragam masakan dan juga bahan dasar pembuatan minuman di Indonesia. Hal ini lantaran jahe memiliki ciri khas dan rasa yang khusus. Jahe juga kerap dijadikan ragam minuman tradisional Indonesia dimana rasanya mampu menghangatkan tubuh. Ternyata manfaat jahe selain menghangatkan tubuh dan melezatkan makanan pun juga masih banyak lagi karena kandungan yang ada di dalamnya.

 

Jahe ternyata memiliki beberapa jenis, salah satu yang terkuat adalah jahe merah dimana jahe ini sedikit berbeda dengan jenis jahe lainnya. Warnanya pekat merah dan keunguan dimana adanya kandungan zat antosianin pada kulitnya. Banyak juga pengobatan herbal yang menggunakan bahan dasar dari jahe dan diklaim manjur dalam proses penyembuhan banyak penyakit. Ternyata hal ini pun bukan hanya mitos karena telah terbukti melalui penelitian panjang.

Baca juga: Jahe Obat Herbal Asma Dipercaya Turun Menurun dan Terbukti Menyembuhkan

 

Jahe merah diklaim memiliki kandungan yang lebih banyak dibanding jahe jenis lainnya. Berikut ini sedikit ulasan terkait manfaat jahe merah dalam pengobatan ragam jenis penyakit berdasar penelitian:

 

  1. Anti peradangan

Tanaman jahe di Indonesia banyak dipercaya efektif dalam pengobatan nyeri karena radang sendi. Untuk membuktikan hal ini, beberapa penelitian telah dilakukan dengan cara menguji cobanya pada hewan sehingga efektivitas penyembuhan bisa diketahui, baik dalam meredakan peradangan kronis dan bahkan akut. Hasil penelitian cukup mencengangkan karena memang terbukti jika bahwa jahe merah bisa menekan peradangan.

 

  1. Hipertensi serta penyakit cardiovascular

Jahe merah juga dipercaya mencegah hipertensi dan penyakit di cardiovascular. Penelitian pun sudah dilakukan dengan menggunakan tikus sebagai objek uji cobanya. Penelitiannya memakai ekstrak jahe putih dan jahe merah dimana dikhususkan meneliti kaitan jahe dan enzim hipertensi. Ternyata hasil penelitian menyebut jika ekstrak jahe merah berperan signifikan menghambat enzim hipertensi. Bahkan jahe juga mampu menghambat kerusakan oksidasi pada organ hati.

 

  1. Antioksidan

Perlu diketahui jika terjadinya kerusakan oksidatif pada sel dan tinggi kadar besi ion juga bisa berkaitan dengan ragam penyakit otak hingga degenerasi saraf. Penelitian pun dilakukan menggunakan hewan dimana ekstrak pada jahe merah dan putih memiliki efek perlindungan otak yang melindungi kerusakan oksidatif di otak. Dari penelitian ini, diketahui jika jahe merah berpengaruh lebih signifikan.

 

Dalam hal ini penelitian yang dilakukan belum secara total sehingga masih dibutuhkan penelitian yang lebih lanjut terkait berbagai manfaat jahe dalam penyembuhan penyakit. Hal ini lantaran penelitiannya masih sebatas dilakukan pada hewan dan belum pernah dilakukan ke manusia sehingga efektifitasnya masih banyak diragukan. Meski begitu, jahe memang terkenal untuk bisa setidaknya mengurangi gejala masuk angin dan peradangan. Anda bisa mengkonsumsi jahe namun tetap pada batas wajarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *