Kenali Tanda Tanda Bahaya Kehamilan yang Mungkin Mengancam Keselamatan!

By | October 29, 2018

Kenali Tanda Tanda Bahaya Kehamilan yang Mungkin Mengancam Keselamatan!

Kehamilan tentu menjadi sebuah kabar bahagia bagi pasangan suami istri. Namun perasaan bahagia itu juga biasanya diiringi dengan perubahan tubuh ibu. Biasanya tubuh ibu menjadi kurang nyaman. Kehamilan di trimester awal sangat besar kemungkinan untuk menjadi hiperemesis gravidarum atau mual dan muntah berlebih. Gejala lainnya yang mungkin dirasakan adalah ibu menjadi mudah lelah, sering buang air kecil, dan sering merasa pusing. Hal ini juga suatu tanda kehamilan yang normal terjadi. Namun, ada pula tanda tanda bahaya kehamilan yang mungkin patut diwaspadai agar selamat ibu dan bayinya. Salah satunya penyebab bahaya kehamilan yang patut diwaspadai adalah radiasi hp. Meski radiasi ini tidak terlihat, tetapi banyak jurnal ilmiah yang membuktikan bahwa efek radiasi hp kurang baik bagi ibu hamil dan kandungannya.

Ada pun tanda tanda bahaya kehamilan yang mengancam keselamatan nyawa ibu dan bayi adalah sebagai berikut:

  1. Perdarahan

Hal pertama yang harus paling diwaspadai pada kehamilan adalah perdarahan. Tanda ini bisa jadi merupakan hal yang normal pada trimester awal jika perdarahan yang terjadi sedikit dan hanya berupa flek. Sering kali hal ini terjadi karena adanya implantasi plasenta ke dinding rahim ibu. Yang patut dikhawatirkan adalah jika perdarahan terjadi bila volumenya atau jumlahnya banyak, sering terjadi, dan berwarna merah segar.

Bila hal ini terjadi, jangan ragu untuk segera membawa ke unit gawat darurat di rumah sakit. Perdarahan yang seperti ini perlu penanganan segera dan biasanya juga diikuti dengan perasaan nyeri di perut bagian rahim.

  1. Sakit perut melilit

Jangan anggap remeh sakit perut. Tidak semua sakit perut bermula dari saluran pencernaan yang bermasalah. Terutama jika terjadi pada ibu hamil. Nyeri pada bagian berut bisa jadi merupakan tanda bahaya yang patut diwaspadai. Apalagi jika sakit perut ini berlangsung lama dan terus menerus.

Hal ini bisa jadi mengindikasikan bahwa akan terjadi persalinan prematur, kehamilan di luar rahim, radang panggul hingga infeksi saluran kemih. Konsultasikan dengan bidan atau dokter spesialis kandungan Anda jika terjadi hal seperti ini.

  1. Sakit kepala

Meski sakit kepala, pusing dan pening merupakan sesuatu yang wajar terjadi pada kehamilan di trimester pertama, tetapi hal ini tidak seharusnya berlangsung terus menerus hingga bulan bulan berikutnya. Jika ibu mengalami sakit kepala hebat yang tidak kunjung hilang, apalagi disertai dengan pandangan buram, mata berkunang – kunang sampai pingsan, ini bisa jadi merupakan suatu tanda bahaya.

  1. Keluar air ketuban

Selama kehamilan, jika terjadi perembesan atau aliran cairan dari jalan lahir, maka jangan ragu untuk segera menemui dokter atau bidan saat itu juga. Hal ini berkaitan dengan air ketuban. Dikhawatirkan jika ibu mengalami pecah ketuban.

Saat hal ini terjadi, coba perhatikan warna air ketuban dan jumlah rembesannya. Termasuk aroma dari cairan tersebut. Jika ibu terlambat memeriksakan hal tersebut, dikhawatirkan cairan ketuban semakin berkurang dan bisa kering sehingga bayi rentan mengalami infeksi dalam kandungan. Apalagi jika air ketuban berwarna hijau kekuningan.

  1. Bayi tidak bergerak dalam kandungan

Setiap orangtua pasti tidak sabar menanti kapan bayi yang ada dalam kandungan mulai bergerak dan menendang. Biasanya hal ini terjadi pada kehamilan 5 bulan ke atas. Nah, hal yang patut diwaspadai adalah jika hingga usia 5 atau 6 bulan ibu masih belum merasakan adanya pergerakan apa pun dari dalam rahim. Dikhawatirkan terjadi kehamilan yang patologis. Agar hal ini dapat tertangani dengan baik, periksakan ke dokter kandungan untuk mengetahui apa yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *