Lakukan 4 Tindakan Preventif Berikut Agar Terhindar dari Kanker Rahim

By | March 6, 2018

Menurut penelitian medis penyakit kanker rahim atau serviks disebabkan oleh adanya infeksi virus jenis papilomavirus. Penyakit kanker satu ini tentunya hanya dijumpai pada perempuan yang menyerang organ rahim dimana proses pembuahan dan pembentukan janin terjadi. Sebenarnya kanker jenis ini memang menyerang banyak perempuan maka mulai banyak kampanye untuk meningkatkan kesadaran kaum Hawa agar mencegah terjadinya penyakit satu ini. Sebab proses penyembuhannya membutuhkan tahapan yang panjang dan juga menyakitkan, maka lebih dianjurkan untuk melakukan tindakan preventif.

Lakukan 4 Tindakan Preventif Berikut Agar Terhindar dari Kanker Rahim

Tindakan Preventif Kanker Serviks

Terdapat beberapa pilihan tindakan medis untuk memeriksa dan mengetahui sejak dini keberadaan sel kanker pada serviks. Sehingga semakin dini diobati semakin mudah untuk disembuhkan tanpa pengobatan yang beragam dan menyakitkan. Adapun tindakan preventif yang dimaksud adalah:

  • Tes pap smear,

Setelah berusaha menerapkan gaya hidup sehat baiknya mengatur jadwal melakukan tes pap smear yang membantu deteksi dini terhadap kanker serviks. Tes ini wajib dilakukan bagi wanita yang sudah aktif melakukan hubungan seksual dan dilakukan per tiga tahun sekali. Bisa ke klinik kesehatan, laboratorium, maupun ke beberapa rumah sakit yang menyediakan fasilitas satu ini.

  • Melakukan vaksin HPV,

Memberikan vaksin HPV pada anak maupun diri sendiri sejak dini merupakan tindakan pertama mencegah terjadinya kanker rahim. Pemberian vaksin ini tidak hanya untuk wanita saja melainkan juga pada laki-laki, dan dianjurkan dilakukan ketika masih anak-anak. Sebab bisa membantu mencegah infeksi HPV pada tubuh manusia sejak dini sehingga terhindar dari penyakit seksual. Sebab virus inilah yang menular melalui kegiatan seksual dan nantinya memicu kanker serviks pada perempuan.

  • Tes HPV DNA,

Tes satu ini tidak berbeda jauh dengan pas smear untuk mengetahui adakah pertumbuhan sel abnormal di dalam rahim. Dilihat dari kondisi lendir yang diproduksi oleh organ kewanitaan dan dicek melalui laboratorium. Tes satu ini merupakan tes lanjutan setelah melakukan pap smear dan hasilnya kurang bagus sehingga ditemukan sel abnormal. Tes ini juga sama dilakukan secara rutin hanya saja berjarak 5 tahun sekali, sehingga bisa lebih detail mengetahui adanya sel kanker pada serviks atau tidak, pengobatan dini pun bisa dilakukan secepatnya.

Baca Juga Waspadai Kanker Tenggorokan yang Tidak Terduga dengan Melakukan Penanganan Berikut!

  • Pencegahan terhadap pre kanker,

Masa pre kanker merupakan masa dimana kanker pada serviks masih di dalam tahap awal dan jauh lebih mudah untuk diobati. Maka bagi wanita yang sudah aktif melakukan hubungan seksual dianjurkan sekali untuk melakukan pencegahan pre kanker tersebut. Mulai dari memperhatikan gaya hidup, pola makan, rajin berolahraga, hindari kebiasaan buruk seperti merokok atau minum minuman beralkohol. Asalkan rajin memperhatikan kesehatan badan maka proses terbentuknya penyakit kanker rahim bisa dihindari sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *