Memilih Cream Muka untuk Si Kulit Berminyak

By | August 12, 2016

Setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda. Sebagian memiliki tipe kulit kering, sebagian lagi memiliki tipe kulit kombinasi dan ada yang memiliki kulit normal. Bagi yang memiliki kulit normal tentu tidak menemui kesulitan dalam memilih produk kecantikan dan perawatan seperti misalnya produk cream muka. Tetapi lain halnya dengan pemilik kulit berminyak.

Seperti diketahui bahwa kulit berminyak merupakan tipe kulit yang memerlukan perawatan khusus. Ini karena si pemilik kulit berminyak memiliki kelenjar sebum yang lebih aktif memproduksi minyak dibanding tipe kulit lainnya. Minyak di wajah sendiri sebenarnya diperlukan untuk menjaga dan mengunci kelembaban kulit wajah. Akan tetapi ketika minyak yang diproduksi berlebih akan menimbulkan kesan mengkilap dan kusam pada wajah.

Fakta minyak berlebih yang dialami si pemilik kulit berminyak tentu menjadi pertimbangan ketika memilih face cream atau cream muka. Salah pilih produk krim untuk wajah justru dapat menyebabkan kondisi kulit semakin berminyak. Kondisi kulit yang semakin berminyak dapat berujung pada wajah mengalami breakout seperti munculnya jerawat dan komedo mengingat kulit berminyak memang cenderung mudah terserang jerawat (acne-prone).

Baca Juga: Cara Memilih Cream Muka yang Aman Dipakai

Mengetahui fakta ini membuat banyak wanita enggan untuk menggunakan krim pada wajah. Banyak wanita khawatir pemakaian krim pada wajah mereka justru meningkatkan produksi minyak yang meninggalkan kesan mengkilap. Padahal, pemakaian krim perlu untuk memberi nutrisi dan perlindungan wajah dari efek buruk sinar ultraviolet. Untuk itu, dibutuhkan ketelitian dan kejelian pemilik kulit beminyak untuk memilih krim wajah mereka. Berikut ini akan diuraikan tips-tips memilih krim bagi si pemilik kulit berminyak:

  • Cermati komposisi produk. Bagi pemilik kulit berminyak, pilihlah produk krim yang mengandung salicyl acid atau benzoyl peroxide. Hal ini karena kedua zat tersebut dapat meringkas pori lebih lama yang dapat menghambat produksi minyak berlebih.
  • Baca label kemasan. Pilihlah produk yang bertuliskan ‘oil-control’ atau ‘water-based’ atau ‘non-comedogenic’. Produk yang bertuliskan demikian menunjukkan bahwa produk tidak mengandung bahan-bahan dari minyak (oil-based) sehingga mampu mengontrol produksi sebum. Atau pilih produk yang pada label kemasannya dilabeli keterangan untuk kulit berminyak.
  • Tekstur produk. Walaupun disebut sebagai krim, sebenarnya ada juga produk krim wajah yang diproduksi dalam bentuk gel atau lotion. Jika ada waktu, carilah produk krim untuk wajah yang berbentuk gel atau lotion. Ini karena produk krim wajah berbentuk gel atau lotion lebih direkomendasikan untuk pemilik kulit berminyak ketimbang tekstur yang creamy.
  • Jumlah krim yang diaplikasikan. Meski telah menemukan krim khusus untuk kulit berminyak bukan berarti krim dapat diaplikasikan sebanyak mungkin. Cuaca yang panas akan mendorong produksi minyak wajah lebih banyak tetapi ketika musim hujan kulit tidak akan memproduksi minyak sebanyak saat musim kemarau.

Setelah mencoba tips-tips di atas, saatnya bagi pemilik kulit berminyak melihat reaksi dari produk yang sudah dibeli. Apabila produk sesuai tips di atas hasilnya signifikan mengurangi produksi minyak dan tidak menimbulkan masalah baru, tandanya produk tersebut cocok dan bisa terus digunakan. Namun dalam beberapa kasus, produk sudah sesuai standar kulit berminyak tetapi tidak ada perubahan. Ini wajar karena penggunaan produk krim berbeda-beda pada setiap orang.

Demikian, tips-tips memilih produk cream muka yang sesuai bagi si pemilik kulit berminyak. Perlu diingat bahwa produk yang mahal sekalipun belum tentu bekerja sesuai harapan. Semua kembali lagi kepada kecocokan setiap orang terhadap suatu produk. Kiranya tips di atas dapat membantu pemilik kulit berminyak memilih krim untuk wajah yang sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *