Mengenal Hormon HcG, Hormon yang Sangat Penting Saat Tes Kehamilan

By | December 12, 2018
( Foto : Genoks )

Human Chorionic Gonadotropin atau lebih dikenal dengan sebutan hormonHcG, merupakan hormon yang diproduksi oleh plasenta pada saat proses pembuahan berhasil. Oleh karena itulah prinsip kerja dari tespek saat tes kehamilan adalah mendeteksi keberadaan hormon HcGdalam tubuh. Namun cara menggunakan tespek berbeda-beda, ada yang baru bisa digunakan pada 1bulan setelah periode menstruasi terakhir, adapula yang dapat digunakan lebihcepat. Hal tersebut ditentukan dari tingkat sensitivitas tespek pada keberadaan hormon HcG.

Hormon HcG terbentuk pada saat sel telur mulai berpindah dari tubafallopi menuju Rahim. Ketika sel telur mulai menempel di dinding Rahim, plasenta mulai berkembang dan mulai melepaskan hormon HcG ke dalam darah.

Fungsi dari hormon HcG adalah untuk menjaga dan mempertahankan kehamilanseperti penguat terutama pada awal usia kehamilan, dan juga mampu mempertahankan produksi hormone penting seperti progesterone dan estrogen.Karena itulah produksi hormon HcG sangat tinggi di trimester pertama kehamilan, hal itu tampak pada rasa mual yang dialami ibu hamil sebagai efek dari kadar hormon HcG yang tinggi. Biasanya rasa mual ini akan berkurang saat usia kehamilan memasuki trimester kedua, seiring pula dengan menurunnya produksi kadar HcG dalam tubuh oleh plasenta. 

Kadar HcG dalam tubuh ibu hamil bisa berubah-berubah tergantung padausia kehamilan. kadar HcG yang dapat terdeteksi oleh beberapa tespek adalah 22IU/ml yaitu pada saat kehamilan berusia 5 minggu. Selain untuk memastikan positif atau tidaknya kehamilan, beberapa kondisi kadar HcG dalam tubuh ibuhamil juga dapat memprediksi kondisi kesehatan kandungan. Jika kadar HcG terlalu rendah dapat mendeteksi kesalahan perhitungan usia kandungan, keguguran,  dan kondisi kehamilan etropik atau hamil diluar Rahim. Sedangkan kadar HcG yang tinggi dapat mendeteksi kesalahan perhitungan umur kehamilan, kehamilan anggur atau molar, dan multiple pregnancy.

( Foto : Fit Pregnancy )

Berikut adalah angka normal kandungan HcG dalam tubuh ibu hamil sesuai dengan usia kandungan :

  • Usia kandungan 3 Minggu : 5 – 50 mIU/L
  • Usia kandungan 4 Minggu : 5 – 400 mIU/L
  • Usia kandungan 5 Minggu : 20 – 7300 mIU/L
  • Usia kandungan 6 Minggu : 1000 – 56000 mIU/L
  • Usia kandungan 8 Minggu : 7500 – 220000 mIU/L

Semakin tinggi tingkat sensitivitas sebuah tespek atas kandungan HcG dalam tubuh, dinilai semakin akurat, tentunya disertai dengan penggunaan tespek yang benar. Untuk tes kehamilan menggunakan tespek cek cara efektifnya di https://review.bukalapak.com/mom/biar-akurat-ini-9-cara-efektif-menggunakan-alat-tes-kehamilan-18643

Walaupun pada umumnya hormon HcG ini dihasilkan pada masa kehamilan,namun ternyata hormon ini juga dihasilkan oleh tumor atau kanker di dalamtubuh. Karena penderita tumor bisa mendapatkan hasil tespek positif walaupuntidak dalam keadaan hamil.  Jenis tumordan kanker yang bisa terdeteksi atas keberadaan hormon HcG di antaranya tumortestis pada pria, tumor ovarium pada wanita, kanker pankreas, kanker ususbesar, kanker hati atau liver, dan kanker paru. Untuk diingat, walaupunpemeriksaan kadar HcG dirasa cukup akurat tetap saja bisa jadi terjadi kesalahan, sebab itulah pemeriksaan lebih lanjut ke dokter sangat diperlukan.

Seorang dokter dari Inggris pada tahun 1954 mengusulkan sebuah solusi penurunan berat badan menggunakan hormon HcG yang dikombinasikan dengan asupankalori yang sangat rendah. Dengan menerapkan 3 fase diet dipercaya bahwa seseorang yang melakukan diet ini akan mampu menurunkan masa lemak tanpa menurunkan masa otot secara signifikan. Namun gagasan ini masih diragukan keamanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *