Mengenal Jenis-jenis Pengobatan Alternatif yang Banyak Diminati Masyarakat Indonesia

By | September 10, 2018

Untuk mengobati penyakit biasanya seseorang akan memeriksakan diri ke dokter dan mengkonsumi obat-obatan yang dianjurkan oleh dokter. Namun terkadang ketika melakukan pengobatan ke dokter, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Untuk itulah banyak masyarakat yang akhirnya lebih memilih pengobatan alternatif karena dianggap lebih hemat serta tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan tubuh. Tetapi perlu anda ketahui bahwa ternyata pengobatan secara alternatif tidak bisa menggantikan pengobatan utama pada ahli medis. Biasanya pengobatan ini dijadikan sebagai pelengkap selain pengobatan melalui dokter supaya pasien bisa lekas sembuh. Tak heran jika kini semakin menjamur klinik pengobatan secara alternatif yang memiliki banyak jenis, diantaranya sebagai berikut.

Mengenal Jenis-jenis Pengobatan Alternatif yang Banyak Diminati Masyarakat Indonesia

  1. Homeopati

    Jenis pengobatan alternatif yang satu ini merupakan pengobatan yang dilakukan oleh praktisi kesehatan dengan menggunakan prinsip penyakit bisa disembuhkan dengan bahan alami yang bisa jadi merupakan penyebabnya. Dalam homeopati ini pengobatan dikalim mampi bekerja denga sistem kekebalan tubuh serta mampu mempertahankan diri dari serangan penyakit. Itu artinya, homeopati bisa membantu merangsang daya tahan tubuh agar semakin meningkat dan mencegah infeksi, mempercepat proses penyembuhan penyakit serta mencegah terjadinya komplikasi tanpa perlu adanya efek samping.

  2. Hipnoterapi

    Biasanya pengobatan alternatif secara hipnoterapi atau hipnotis dilakukan untuk menyembuhkan terutama untuk kasus kecanduan dan sudah mencoba berbagai metode penyembuhan namun tak kunjung membuahkan hasil. Selain itu, hipnotis ini juga dilakukan untuk mengatasi gangguan-gangguan pada diri seseorang seperti insomnia. Gangguan memori, rasa malu, gagap, kecemasan, dan lain-lain.

  3. Gurah

    Pengobatan alternatif yang satu ini sering dilakukan untuk mengeluarkan lendir dari dalam tubuh menggunakan ramuan herbal. Menurut tradisi warga Imogiri Daerah Istimewa Yogyakarata, gurah dilakukan dengan menggunakan daun Srigunggu. Daun tersebut diambil ekstraknya lalu dimasukkan ke dalam mulut atau lubang hidung pasien. Namun seiring berkembangnya waktu, gurak tidak hanya dilakukan dengan menggunakan daun Srigunggu saja melainkan dengan jenis dedaunan lainnya atau bisa juga dengan bumbu dapur.

  4. Ceragem

    Terapi ceragem biasanya dilakukan dengan memakai batu giok Korea serta teknologi inframerah. Pancaran dari sinar infra merah tersebut bisa menembus ke dalam tubuh hingga mencapai 14cm. Tak heran jika proses terapi ceragem ini biasanya tubuh akan terasa hangat pada beberapa titik. Panas dari batu giok akan berpindah pada tubuh yang belum panas sehingga membantu memperlancar peredaran darah pasien.

  5. Bekam

    Pengobatan ini dilakukan dengan mengambil darah kotor pasien untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Terapi bekam terdiri dari dua jenis yaitu bekam basah yang dilakukan dengan menyayat bagian tubuh untuk mengeluarkan darah kotor dari pembuluh arteri. Sedangkan bekam kering dilakukan dengan penyedotan saja untuk mengatasi keluhan ringan pada pasien.

  6. Akupuntur

    Pengobatan ini dilakukan dengan menusukkan jarum ke tubuh pasien untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Bahkan secara ilmiah, akupuntur bisa membantu mengatasi nyeri dan mual sesudah operasi.

Baca juga: Pro dan Kontra Pengobatan Alternatif untuk Menyembuhkan Penyakit

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai jenis-jenis pengobatan alternatif yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Bagi anda yang ingin mencoba pengobatan seperti di atas maka pastikan memilih tempat pengobatan yang terpercaya dan ampuh sehingga anda bisa merasakan manfaatnya bagi tubuh untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *