Obat Ekstrim dari Bahan Aneh Namun Terbukti Ampuh

By | August 16, 2017

Pepatah Arab mengatakan, bahwa setiap penyakit pasti ada obatnya. Jika ada penyakit yang belum ditemukan obatnya, berarti yang perlu dipertanyakan adalah pengetahuan manusia yang terbatas. Demi pengobatan, manusia melakukan berbagai penelitian dan percobaan agar dapat menemukan obat yang benar-benar ampuh atau mujarab. Berbagai bahan yang mungkin tidak familiar dicari khasiatnya. Bahkan, terdapat beberapa bahan obat-obatan, baik itu yang sifatnya alami atau buatan, yang bentuknya aneh bagi sebagian besar orang. Tidak sedikit pula obat yang diproduksi dari campuran bahan-bahan yang dapat dikatakan ekstrim. Namun demi kesembuhan, tidak sedikit orang yang mengkonsumsi obat-obatan aneh tersebut. Berikut ini adalah beberapa obat ekstrim dari bahan aneh namun terbukti ampuh.

Baca juga: Obat Ekstrim dari Kelelawar

Obat Tiphus dari Ekstrak Cacing Tanah

Obat ekstrim yang mungkin paling familiar bagi orang Indonesia adalah obat tiphus dari ekstrak cacing tanah. Orang Indonesia banyak yang memanfaatkan ekstrak cacing tanah jika ada kerabatnya yang terkena penyakit tiphus. Cara pembuatannya pun cukup sederhana dan mudah. Cacing tanah yang banyak berkeliaran di tanah basah dibakar hingga kering, kemudian ditumbuk. Tumbukan cacing tersebut dimasukkan ke dalam air kemudian air cacing tersebut diperas. Air perasan itu lalu diminumkan ke orang yang sakit tiphus. Namun ada juga cara yang lebih ekstrim, yaitu cacing ditumbuk hidup-hidup tanpa dibakar terlebih dahulu, kemudian air lendir dari tumbukan cacing tersebut dicampur dengan air dan kemudian diminumkan ke orang yang sakit tiphus. Meski menjijikkan, obat dari ektrak cacing ini terbukti ampuh mengatasi tiphus.

Liur Kadal Berbisa untuk Obat Diabates

Terdapat salah satu spesies kadal yang memiliki bisa yang cukup mematikan, yaitu Heloderma Suspectum atau lebih dikenal dengan kadal monster gila, nama yang menunjukkan seberapa berbahaya bisa kadal ini. Namun pada pertengahan tahun 1980, liur kadal berbisa ini justru dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit diabetes. Tidak main-main, orang yang menemukan dan mematenkan obat diabetes dari liur kadal berbisa ini adalah peraih nobel kedokteran, yaitu Rosalyn Yalow. Saat ini, obat dari liur kadal monster gila ini terus dikembangkan, terutama mencari versi sintetisnya agar lebih mudah dan lebih aman dikonsumsi manusia.

Jus Kodok sebagai Obat Asma dan Bronkitis

Di dunia, terdapat banyak sekali jenis kodok, sebagian sangat beracun, dan sebagian lain aman dikonsumsi. Di beberapa daerah di Indonesia, seperti di Grobogan-Jawa Tengah, misalnya, mengkonsumsi kodok dan diolah menjadi swikie mungkin adalah hal yang lumrah. Namun memanfaatkan kodok untuk dijadikan jus dan dijadikan obat asma mungkin terdengae ekstrim. Di Peru, penduduk setempat memanfaatkan kodok sawah sebagai obat penyakit bronkitis. Tidak hanya dari segi bahannya yang menjijikkan, cara pengolahan obat ekstrim yang satu ini juga tidak kalah menjijikkan, yaitu diblender. Jus kodok dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang berkaitan dengan pernafasan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *