Page 2 of 67

Inilah Susu Ibu Hamil KelasPremium Terbaik dan Harga Susu Ibu Hamil Terbaru2018


Anda mengalami hyperemesis gravidarum? Segera ketahuicara mengatasi mual agar rasa mual tidak berlanjut dan mengganggu asupan gizi Anda. Hyperemesis gravidarum adalah kondisi mual dan muntah berlebih, turunnya berat bedan secara drastis, dan gangguan pada elektrolit tubuh.

Hyperemesis gravidarum sangat berbahaya karena berpengaruh pada penyerapan nutrisi bagi janin. Ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum bisa kekurangan cairan secara drastia karena rasa mual akan selalu disertai dengan muntah hingga mengalami dehidrasi. Pada tingkat yang lebih ekstrim, ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum akan mengalami penurunan frekuensi buang air kecil, berat badan menurun drastic, tubuh menguning, darah rendah, detak jantung terlampau cepat, bahkan bisa sampai pingsan dan depresi lho!

Meskipun ibu hamil sedang mengalami hyperemesis gravidarum, ibu hamil tetap harus memperhatikan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh agar janin tumbuh sehat, terutama pada saat trimester awal. Cara mengatasi mual saat hamil muda salah satunya ibu hamil harus meminum susu khusus ibu hamil. Bagi ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum, mungkin mengonsumsi makanan berat akan terasa berat dan mual, namun pemenuhan gizi tetap dapat terpenuhi dengan meminum susu.

Susu ibu hamil dapat membantu menambah kebutuhan ibu hamil karena mengandung protein, kalsium, asam folat, fosfor, vitamin A, serta vitamin B1 dan B2. Sebaiknya ibu hamil mengonsumsi susu dua gelas per hari terutama bagi ibu hamil yang sering mual. Jangan khawatir merasa mual karena susu ibu hamil memiliki rasa dan aroma yang enak serta mudah untuk dikonsumsi.

Yuk cek beberapa susu ibu hamil premium dengan kualitas terbaik beserta harga susu ibu hamil terbaru berikut ini!

1. Prenagen Mommy

Sudah bukan rahasia jika prenagen merupakan susu ibu hamil yang sudah dikenal kualitasnya sejak lama. Prenagen untuk ibu hamil terdiri dari tiga jenis yakni Prenagen Esensis, Prenagen Mommy Emesis, dan Prenagen Mommy. Prenagen Esensis ditujukan bagi ibu-ibu yang merencanakan kehamilan sehingga ibu-ibu dapat menabung gizi dan nutrisi untuk mempersiapkan kehamilan nanti. Sementara itu, Prenagen Mommy Emesis lebih dikhususkan kepada ibu hamil yang mengalami morning sickness yang biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan.

Sedangkan Prenagen Mommy ini lebih diutamakan untuk ibu hamil yang tidak mengalami mual/muntah, karena kandungan zat besi pada Prenagen Mommy ini lebih tinggi. Semua susu Prenagen bagi ibu hamil mengandung DHA dan Kolin yang tinggi untuk membantu tumbuh kembang otak janin, zat besi dan Vitamin B12 untuk pembentukan sel darah merah, Inulin untuk meningkatkan konsumsi serat pangan harian, Kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi, dan asam folat untuk mencegah risiko cacat tabung saraf otak.

Kelebihan dari susu Prenagen ini yaitu selain gizinya yang tinggi, rasanya pun lebih bervariasi dibandingkan susu ibu hamil lainnya karena memiliki rasa plain, vanili, cokelat, stroberi, moka, dan kacang hijau. Prenagen Mommy bahkan tersedia dalam bentuk susu kotak sehingga mudah dibawa dan dikonsumsi bagi ibu hamil. Susu Prenagen untuk ukuran 200 gram yaitu Rp 44.000, sementara susu UHT dalam bentuk kemasan seharga Rp 10.900.

2. Lactamil Hamil

Sama halnya dengan Prenagen yang memiliki beberapa jenis susu untuk ibu hamil, Lactamil juga memiliki Lactamil Inisis dan Lactamil Hamil Pregnasis. Lactamil Inisis diformulasikan khusus untuk mengurangi rasa mual dan muntah terutama saat awal kehamilan, sementara Lactamil Hamil Pregnasis memiliki kandungan yang lebih rendah gula dan lemak.

Dengan 4 varian rasa yaitu coklat, vanilla, stroberi, dan madu, Lactamil merupakan susu pilihan terbaik bagi ibu hamil terutama bagi ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum karena kandungan susu Lactamil dapat mengurangi rasa mual dan muntah. Harga susu Lactamil untuk ukuran 200 gram yaitu Rp 35.000, sedangkan untuk ukuran 400 gram yaitu Rp 70.000.

3. Anmum Materna

Anmum Materna hanya memiliki satu jenis susu saja bagi ibu hamil, tidak seperti susu Prenagen dan susu Lactamil diatas. Namun Anmun memiliki varian rasa yang berbeda karena memilikii rasa mangga dan mocha caramello, selain dari rasa plain, vanili, cokelat yang sudah biasa. Anmum sangat direkomendasikan bagi ibu hamil karena memiliki kandungan tinggi asam folat, DHA, kalsium, zat besi, inulin, dan  asam sialat.

Semuanya merupakan nutrisi penting bagi pertumbuhan dan perkembangan janin agar dapat lahir dengan sehat dan sempurna. Untuk satu kemasan berukuran 200 gram, susu Anmum ini seharga Rp 44.000.

4. Frisomum Gold

Tidak salah memang julukan susu ibu hamil kelas premium bagi Frisomum Gold. Susu yang diproses langsung di Belanda ini mengandung protein, ALA/LA, nukleotida, prebiotik, kalsium, asam folat, dan zat besi yang sangat penting bagi perkembangan janin. Menariknya, susu Frisomum Gold juga mengandung Prebiotik untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan, dan mengurangi konstipasi.

Dari segi kemasan, Frisomum Gold memang terlihat eksklusif karena dikemas dalam kaleng, bukan dalam kemasan karton seperti susu ibu hamil yang lainnya. Namun susu ini hanya tersedia dalam rasa plain dengan ukuran 400 gram saja. Untuk masalah harga, karena susu ini merupakan susu impor, jadi wajar apabila harganya lebih tinggi dibandingkan susu ibu hamil lainnya. Harga susu ibu hamil Friso Gold ini berkisar antara Rp 90.000 s.d Rp 125.000.

Vitamin untuk Ibu Menyusui yang Wajib Dikonsumsi


Sebagai seorang ibu, bisa menyusui dan memberikan ASI yang banyak adalah berkah. Ketika mereka lancar dalam memproduksi ASI dan dapat menyusui dengan normal, mereka patut untuk bersyukur. Namun, pada kenyataannya, Ada beberapa perempuan yang kelenjar susunya sulit memproduksi ASI sehingga bayi harus dititipkan untuk mendapat ASI dari orang lain. Dalam hal ini, kalian tidak perlu berkecil hati, ada berbagai cara menyusui bayi yang bisa dilakukan. Cara menyusui bayi memang tidak sekadar mendekatkan bayi ke payudara ibu. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelumnya, seperti si ibu harus rileks dan nyaman terlebih dahulu.

Ketika sedang dalam masa menyusui, tentunya ibu akan sangat berharap kandungan ASI-nya lancar sehingga asupan untuk si kecil akan terpenuhi. Selain itu, pasca-melahirkan asupan makanan ibu juga perlu dijaga untuk memulihkan kondisi tubuh. Agar kesehatan ibu dan bayi tetap tejaga hal yang utama dilakukan ibu adalah menjaga pola makan dan mengonsumsi makanan yang kaya akan Vitamin.

Vitamin untuk ibu menyusui ini juga sangat penting untuk menjaga kesehatan bayi karena apa yang dikonsumsi oleh ibu akan berdampak ke ASI yang akan dikonsumsi oleh bayi.

Berikut beberapa vitamin yang wajib dikonsumsi oleh ibu selama masa menyusui.

Vitamin A

Sudah menjadi rahasia umum jika vitamin A sangat bagus untuk kesehatan mata. Dengan banyak mengonsumsi makanan atau sayuran yang mengandung vitamin A, bayi akan mendapatkan asupan vitamin A yang cukup. Vitamin A ini utamanya akan berperan untuk memperbaiki kemampuan penglihatan bayi sehingga akan lebih cepat dalam merangsang dan mengenali warna. Selain itu, dengan banyak mengonsumsi vitamin A, bayi akan memiliki kekebalan tubuh yang baik dan bisa terhindar dari berbagai macam penyakit. Contoh makanan dengan kandungan vitamin A, misalnya Wortel, Brokoli, Bayam

Vitamin B1 (Thiamin), B12, B3, B9

Vitamin B1 sangat diperlukan untuk membentuk sumber energi. Selain bagus buat si Ibu, nyatanya vitamin ini juga sangat diperlukan oleh bayi sebagai sumber energi dan peningkatan kemampuan otak. Vitamin B1 ini memiliki senyawa ATP (Adenosine Triphosphate). Contoh Makanan dengan kandungan vitamin B1, di antaranya ikan, telur, kedelai, kacang-kacangan. Selanjutnya, Vitamin B12 berguna untuk antioksidan dan mencegah kerusakan sel. Contoh makanan dengan kandungan vitamin B12 adalah Ikan salmon, ikan tuna, dan daging sapi.

Sementara, Vitamin B3 bermanfaat untuk reproduksi berbagai kelenjar dan hormon. Makanan dengan kandungan  vitamin B3: daging ayam, dan ikan-ikanan. Terakhir, Vitamin B9 mendukung pembentukan DNA dan RNA yang akan membantu perkembangbiakan sel dalam tubuh. Makanan dengan kandungan vitamin B9: Labu, buah bit, jagung.

Jadi, sebagai seorang ibu yang sedang dalam masa menyusui, mengonsumsi vitamin B1, B12, B3, ataupun B9 adalah salah satu cara terbaik untuk memperbaiki nutrisi si kecil.

Vitamin C

Vitamin ini berguna untuk pembentukan kolagen yang dapat menutrisi rambut dan kulit. Sangat berguna tentunya untuk Bayi. Makanan dengan kandungan vitamin C, misalnya buah-buahan seperti jeruk, stroberi, nanas, jambu biji

Vitamin D

Di masa pertumbuhan, bayi akan sangat membutuhkan vitamin D untuk kesehatan tulang dan membuat tulang semakin kuat. Untuk itu, seorang ibu perlu mengonsumsi makanan yang mengandungi vitamin D yang memiliki kalsium dan magnesium.

Makanan dengan kandungan vitamin D, misalnya saja kuning telur, minyak ikan, dan jamur kancing.

Vitamin E

Untuk masalah otot, vitamin E sangat diperlukan. Makanan dengan kandungan vitamin E, misalnya Bayam, alpukat, kacang hazelnut.

Itu dia tadi paparan mengenai vitamin untuk ibu menyusui yang tentunya sangat baik untuk kesehatan Bunda dan buah hati.

Banyak Beredar, Ini Makanan Sehat untuk Ibu Hamil!

Selain kandungan asam folat untuk ibu hamil yang disering ditemukan pada protein hewani danjuga minyak ikan, makananjenis lainnya juga penting dikonsumsi ibu hamil yang menginginkan janin dan bayi yang nantinyaterlahir menjadi sehat dan cerdas. Selain itu, manfaat dari asam folat jugaterdapat pada artikel berikut ini : https://review.bukalapak.com/mom/ibu-hamil-ini-manfaat-yang-kamu-dapat-jika-rajin-mengonsumsi-asam-folat-19138

Sehingga asupan makanan yang sehat sangat diperlukan sekali oleh ibu hamil mulai dari trimester awal. Saat trimester awal tentunya ibu hamil juga akan merasakan rasa mual hingga muntah yang didukung oleh kelelahan fisik. Karenanya, saatt rimester awal sangat rentan untuk terjadinya keguguran.

Agar lebih berhati hati dalam menjaga asupan nutrisi baik vitamin dan mineral untukibu dan janin, pilihlahmakanan sehat untuk ibu hamil yang tepat danyang dapat menjadi penambah nafsu makan. Lantas, bagaimanakah yang disebut dengan makanan yang sehat bagi ibu hamil? Meskipun banyak dijumpai di sekitar kita, namun terkadang banyak orang yang jarang mengetahui bahwa makanan tersebut ampuh untuk menjaga ibu dan janinagar tetap sehat. Hingga adanya pengaturan makanan yang tepat dan teratur mampudisesuaikan dengan perkembangan usia kehamilan, serta kebutuhan dan perkembangan janin.

Di antaranya, terdapat pula makanan sehat untuk ibu hamil yang ada di sekitar kita, tentunya ini sangat bermanfaat membantu masa masa kritis dari seorang ibu hamil yang belum kembalinafsu makannya.

  • Buah pisang

Buahpisang sendiri merupakan buah buahan yang banyak terdapat di sekitar kita. Namun tahukah Anda jika buah pisang juga dapat menjadi penolong saat mengalami sembelit. Ibu hamil sendiri memang sangat rentan untuk mengalami sembelit. Dengan konsumsi buah pisang secara rutin, mampu mengatasi sembelit Anda dandapat mengurangi rasa mual di pagi hari. Kandungan vitamin dan juga kalsiumjuga tentunya ada pada buah pisang.

  • Buah Berry

Untuk ke semua jenis buah yang berakhiran berry seperri strawberry, blackberry,rasberry, atau pun blueberry, buah tersebut memiliki antioksidan yang tinggi yang dapat menangkal pula adanyaradikal bebas dalam tubuh. Selain itu, buah berry juga memiliki kandunganvitamin C yang cukup tinggi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Ibu hamilsangat dianjurkan untuk mengonsumsi buah ini. Bisa ditemui di sekitar kita bukan?

  • Buah Apel

Buah atau makanan sehat berikutnya adalah apel. Apel sendiri memiliki serat yangcukup dan juga mengandung vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Kebutuhan nutrisiibu hamil dan janin juga harus terkontrol. Buah apel menjadi salah satu makananyang dapat menjaga berat badan agar tetap terkontrol.

  • Kacang kacangan

Kacang kacangan seperti kacang polong, kacang tanah, kacang kedelai dapat jugadijadikan sumber potein nabati, zat besi, kalsium, hingga sumber asam folatyang diperlukan oleh tubuh saat kehamilan. Selain itu juga kandungan darikacang kacangan yang berupa protein, kalsium dan asam folat tersebut mampumencegah adanya risiko bayi terlahir cacat.

  • Daging sapi

Selain dari jenis buah buahan, kacang kacangan, dan sayur sayuran, makanan sehat untuk ibu hamil juga didapatkan dari daging sebagai protein hewani. Khususnya pada daging sapi, kandungan zat besidan mineralnya sangat penting untuk digunakan sebagai pembentukan sel darahmerah. Sel darah merah itulah yang nantinya turut berperan penting untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh. Ketika hamil, ibu akan rentan sekali terkena anemia atau kekurangan darah.

Itulah beberapa makanan sehat untuk ibu hamil yang terdapat di sekitar kita. Semoga tetap sehat ya moms!

Moms, Makanan Bayi 6 Bulan Ini Selalu Jadi Favorit Loh!

Senangkah ternyata si kecil sudah memasuki usia 6bulan? Yang artinya si kecil juga sudah siap untuk menerima makanan padat.Tetapi yang dimaksud dengan makanan padat bayi usia 6 bulan tentunya akanberbeda dengan makanan padat orang dewasa. Contohnya, selain biskuit bayi Milna, moms dapat mengolahsendiri makanan yang akan diberikan untuk si kecil dengan baik dan penuh kasihsayang loh. Agar cinta yang tulus dan murni juga ikut pada makanan olahan moms sendiri.

Selain itu, mengolah makanan bayi 6 bulan sendiri akan meminimalkan risiko terjadinya alergi bahkan nutrisinya akan lebih terjaga. Sehingga moms puntentunya akan bersemangat untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati.

Istilah lain dari makanan padat tersebut adalahmakanan pendamping ASI, atau yang lebih dikenal dengan MPASI. Di mana pemberian ASI oleh moms tetap diberikan yahingga si kecil berusia dua tahun. MPASI memang diberikan setelah bayi berusia6 bulan karenapada waktu usia tersebut, bayi sudah bisa mengangkat kepalanya sendiri dansudah mulai dapat melakukan beberapa aktivitas setelahnya seperti duduk atau merangkak.

Meskipun ada beberapa jenis makanan atau biskuit bayi yang bernutrisi tinggi yang sudah terjual di pasaran seperti pada tautan berikut ini, https://review.bukalapak.com/mom/bayi-doyan-ngemil-ini-5-rekomendasi-biskuit-bayi-yang-bernutrisi-tinggi-22660, mengolah makanan sendiri untuk bayi Anda akan sangat menyenangkan dan membahagiakan.


Mari kita simak ya, apa saja sih makanan bayi 6 bulan yang baik untuk dikonsumsi.

  1. Pure Pisang

Seperti yang kitaketahui, bahwa MPASI sendiri sebaiknya tidak langsung diberikan dengan yangberbentuk bubur langsung. Anda bisa tetap gunakan campuran ASI dengan buahpisang untuk dibuat pure. Sebagian besar bayi tak menolak dengan pure buahpisang ini, karena buah pisang juga mengandung nutrisi yang sangat baik bagitumbuh kembangnya, seperti adanya kandungan vitamin A, asam folat, fosfor, dan juga kalsium.

  • Bubur Pepaya

Tekstur daripepaya sendiri yang lembut dan baik untuk pencernaan, tentunya akan membantubayi untuk mengaktifkan fungsi percernaannya dengan baik. MPASI bubur pepayaini sangat cocok diberikan untuk bayi karena rasanya yang juga manis serta kandungankalsium serta zink yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang bayi. Asam folatnya tentu akan membantu proses perkembangan otak bayi. Bisa dibuatsebagai pure dahulu atau langsung dibuat menjadi bubur pepaya.

  • MPASI Bubur Wortel

Setelah bayisudah lebih dari 6 bulan dan mulai tumbuh gigi, tentunya sudah akan mulaibelajar memakan makanan yang teksturnya lebih keras. Anda dapat memberikan wortel rebus yang kemudian dihaluskan sebagai MPASI. Wortel terkenal dengansumber vitamin A dan mineral yang tinggi, yang baik untuk kesehatan mata danjuga kesehatan kulit.

  • Bubur Kentang

Bila bayi akan dikenalkan dengan rasa gurih, cobalah untuk membuat MPASI bubur kentang. Anda dapat merebus kentang hingga matang lalu dilunakkan untuk dijadikan bubur, dapat pula dijadikan pure dengan penambahan ASI. Kentang juga dimaksudkan untuk mengenal karbohidrat dan sebagai sumber energi loh moms, jadi biar bayi juga akan merasakan kenyang dan dapat beraktivitas dengan baik.

  • Bubur Alpukat

Siapa sih yangtak suka dengan buah alpukat? Moms pastinya juga suka kan? Begitupun denganbayi yang sudah mulai memasuki usia 6 bulan keatas. Pilih buah alpukat yang benar benar matang agar teksturnya juga lembut untuk diberikan. Anda juga bisalangsung menyuapinya dengan cara mengeruk buah alpukat dengan sendok bayi yanglangsung disuapkan. Buah alpukat juga sangat baik untuk motorik dan daya tahan tubuh bayi.

Dari kelima jenis makanan bayi 6 bulan di atas, mana favorit bayi Moms?

Waktunya MPASI?Sebaiknya Hindari Makanan Ini ya Moms!

Bagaimana kabar moms hari ini? Memiliki bayi tentunya bukan hanya sebatas memiliki saja, namun juga perlu diperhatikan dari segi merawatnya juga. Moms, tahukah bahwa bayi itu merupakan guru yang paling baik bagi kita? Karena memang, menjadi orangtua itu sekolahnya adalah seumur hidup, jadi berikan yang terbaik pula bagi bayi kita saat sudah mulai memasuki usia pemberian makanan pendamping ASI. Konsumsi daun katuk bagi ibu menyusui juga baik loh, selain menyiapkan makanan yang terbaik bagi sang bayi.

Ada juga rekomendasi produk pelancar ASI dari ekstrak daun katuk, ini dia selengkapnya: https://review.bukalapak.com/mom/supaya-menyusui-semakin-lancar-cek-3-rekomendasi-produk-daun-katuk-ini-37285

Tetapi kali ini kita akan membicarakan mengenai makanan yang sebaiknya tidak diberikan atau bisa jadi terlarang untuk diberikan untuk usia bayi yang memasuki MPASI. Atau dengan kata lain sebaiknya ditunda dahulu diberikan ketika usianya lebih besar ya moms.

Ini dia berikut daftarnya!

  • Selai Kacang (Peanut Butter)

Walau selai kacang memiliki manfaat akan kandungan protein nabati, potasium, dan juga serat, tetapi sebaiknya jangan diberikan dahulu pada si kecil yang karena dapat menyebabkan plak pada gigi. Seperti yang kita ketahui bahwa tidak mudah untuk membuat bayi menggosok giginya setiap saat sehabis makan.

  • Madu

Untuk jenis MPASI yang sebaiknya tidak dulu diberikan pada bayi usia di bawah satu tahun adalah madu. Meskipun madu memang kaya akan manfaat yang dimiliki, madu juga merupakan pemanis alami pengganti gula. Namun, ada madu yang mengandung spora dan kontaminan lainnya yang dapat menyebabkan infeksi pada bayi di bawah usia 1 tahun.

  • Putih Telur

Memang tidak semua makanan dewasa yang baik akan bermanfaat bagi tubuh bayi. Itu karena bayi memang memiliki tubuh yang juga masih rentan terhadap bakteri bakteri yang ada yang mungkin saja juga ikut dimiliki pada putih telur. Sebaiknya memang tunda dahulu agar si kecil semakin besar ya moms, untuk dapat mengonsumsi putih telur. Siapa tahu di kemudian hari dia jadi suka putih telurnya.

  • Makanan Laut atau Seafood

Meskipun tidak semua jenis makanan laut yang dilarang untuk dikonsumsi bagi bayi. Beberapa hasil laut seperti kerang, ikan, atau kepiting dapat menyebabkan alergi. Selain itu, adanya kemungkinan kandungan merkuri pada jenis kerang dan yang lainnya, tentunya akan berbahaya bagi sang bayi, termasuk orang dewasa juga ya.

  • Sayuran Mentah

Sering makan lalapan moms? Nah, mungkin lalapan atau sayuran mentah menjadi salah satu makanan favorit bagi orang dewasa, namun bukan hal yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat bayi memasuki usia MPASI. Biasanya pada sayuran mentah juga terdapat bakteri pengganggu yang dapat mempengaruhi pecernaan si kecil, selain itu, pemberian sayuran mentah juga memungkinkan bayi untuk tersedak loh moms.

  • Makanan Kalengan

Tunda dulu ya moms, untuk pemberian makanan kalengan bagi si kecil. Di samping karena bahan bahan pembuatannya mengandung juga zat pengawet maupun zat bahan tambahan pangan lainnya, makanan kalengan juga rentan dihinggapi bakteri botolinum, yang juga berakibat terjadinya keracunan makanan bagi si kecil. Hati hati ya moms, jangan sampai niat hati ingin cepat memberikan makanan agar tidak menangis lagi, malah berujung fatal.

  • Buah Jeruk Masam

Bukan berarti juga tak diperbolehkan, buah masam seperti jeruk memang kaya akan vitamin C yang tinggi. Tentunya rasa yang terlalu masam akan berakibat pada perut atau pencernaan bayi. Bila memang ingin mencoba mengenali rasa jeruk, sebaiknya pilih jeruk peras yang memang rasanya tidak terlalu masam untuk MPASI.

Semangat memberikan yang terbaik untuk si kecil ya moms!

Inilah Kandungan Kacang Almond yang Bermanfaat untuk Kehamilan

 

( Foto : Health Ista )

 

Berbagai produk susu hamil dari susu sapi telah banyak di pasaran, bahkan sudah sangat lekat di pikiran seluruh masyarakat. Padahal untuk nutrisi kehamilan, susu sapi bukanlah satu-satunya pilihan, masih ada pilihan lainnya. Salah satunya adalah susu almond. Manfaat susu almond untuk ibu hamil tidak kalah dari susu sapi. Susu almond juga bisa diandalkan dalam menjaga kesehatan janin, kesehatan sang ibu, dan juga memberikan nutrisi-nutrisi khusus seperti asam folat, vitamin, karbohidrat, protein, antioksidan, dan kalsium.

Pada zaman dahulu, almond merupakan bahan makanan berharga yang disajikan di dalam roti untuk raja mesir. Entah darimana mereka mengenal kacang almond, karena sudah ada dari nenek moyangnya terdahulu. Melalui penyebaran perdagangan di jalur sutra akhirnya sampailah kacang ini di daratan mediterania khususnya California dan Spanyol. Cuaca dingin dan sejuk yang ada di daerah tersebut membuat pohon almond dapat tumbuh subur.

Di Romawi, orang-orang menghujani pengantin baru dengan almond sebagai simbol kesuburan. Bahkan sampai saat ini di Amerika, sekantong almond diberikan sebagai bingkisan untuk tamu pernikahan sebagai simbol anugrah kebahagiaan, cinta, rejeki, dan kesehatan.

 

( Foto : Amoils )

 

Kandungan kacang almond yang kaya akan nutrisi sangat bermanfaat bagi kehamilan, di antaranya ;

 

  1. Asam Folat

Kehamilan memang sangat erat dengan asam folat. Bagaimana tidak, nutrisi inilah yang berperan dalam perkembangan otak dan sumsum tulang belakang bayi, serta mengurangi risiko cacat pada tabung saraf bayi.

 

  1. Mineral

Kandungan mineral yang terdapat di dalam almond antara lain kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan sodium :

  • Kalsium sangat dibutuhkan dalam pembentukan tulang dan gigi janin serta memperkuat tulang sang ibu juga.
  • Zat besi di dalamnya juga bermanfaat dalam mengedarkan sari pati makanan di dalam tubuh, pembentukan plasenta, mengurangi risiko anemia, dan mengurangi risiko bayi kurang berat lahir.
  • Fosfor biasanya juga bisa didapatkan dari sumber makanan seafood, fungsinya untuk pembentukan tulang dan gigi pada janin.
  • Kalium berperan dalam menjaga tekanan darah dengan optimal, dan mengurangi gejala pembengkakan pada bagian-bagian tubuh ibu hamil.
  • Sodium mampu mencegah hipertensi pada ibu hamil.

 

  1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi bagi ibu hamil. Para ahli sepakat bahwa sepertiga makanan ibu hamil haruslah berupa karbohidrat. Kebutuhan ibu hamil atas karbohidrat berubah drastis dari biasanya hanya 300 kalori per hari menjadi 2.800 kalori. Karbohidrat bisa didapatkan dari sumber-sumber makanan antara lain nasi, roti, mie, kentang, ubi, ketela, sukun, talas, dan pisang.

 

  1. Protein

Protein dibentuk oleh asam amino, zat ini merupakan bahan penting dalam penyusunan organ-organ janin sejak awal masa kehamilan. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) kebutuhan ibu hamil atas protein adalah 70 gram per hari.

 

  1. Vitamin

Kacang almond memiliki kandung vitamin A, B6, B12, D, E dan K. Seluruh vitamin tersebut sangat dibutuhkan dalam proses kehamilan. Keutamaan susu almond dari susu sapi adalah kandungan Vitamin E yang dimilikinya. Kandungan ini memberikan keuntungan pada kulit dan rambut bayi sehingga menjadi sehat dan lembut.

 

Dengan adanya media belanja online dan juga para agen yang menawarkan produknya melalui sosial media, para ibu hamil menjadi cukup mudah mendapatkan manfaat kandungan kacang almond. Terdapat berbagai bentuk pilihan susu almond. Ada yang berupa susu bubuk maupun susu cair. Beberapa produk susu almond untuk ibu hamil antara lain Almom, Alamon, Lactamond, dan masih banyak lagi merek susu almond bentuk cair.

 

 

Ini Daftar Makanan dan Vitamin untuk Ibu Menyusui

Beberapa ibu setelah melahirkan justru memilih untuk mengurangi asupan makanan. Hal ini bertujuan sebagai metode diet agar tubuh bisa kembali selangsing sebelum hamil. Namun sesungguhnya, setelah melahirkan, ibu akan memasuki fase menyusui. Fase menyusui ini juga tidak lebih mudah daripada saat hamil karena ibu harus beradaptasi dengan banyak hal. Mulai frekuensi menyusui, jam tidur bayi, posisi menyusui yang benar, hingga memastikan cara menyusui yang benar telah diterapkan pada bayi agar nutrisi yang diberikan dapat terserap sempurna.

Saat menyusui ini pula, kebutuhan gizi ibu tidak kalah penting dibandingkan saat hamil. Seluruh asupan nutrisi bayi akan terpenuhi melalu pemberian ASI eksklusif. Nah, di dalam ASI ini juga akan mengandung nutrisi atas apapun yang ibu konsumsi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencukupi kebutuhan gizi bagi ibu yang menyusui. Lantas, apa saja kebutuhan gizi tersebut?

Berikut beberapa zat gizi penting yang harus terpenuhi saat menyusui.

Protein

Salah satu elemen gizi yang harus terpenuhi dengan baik adalah asupan protein. Zat gizi ini berfungsi penting untuk membangun dan memperbaiki sel sel dalam tubuh. Selain itu, protein juga berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi yang diberikan melalui ASI. Sedangkan fungsi protein untuk ibu menyusui sendiri adalah untuk membantu pemulihan pasca persalinan dan memberikan cukup tenaga untuk menyusui. Protein ini bisa diperoleh melalui asupan protein hewani seperti ayam, ikan, dan daging, bisa juga melalui protein nabati seperti tempe dan tahu. Berdasarkan panduan angka kebutuhan gizi (AKG), diperlukan protein sekitar 76-77 gram per harinya.

Lemak

Lemak sangat dibutuhkan oleh bayi untuk mendukung tumbuh kembang bayi. Hal ini karena sebagian besar tubuh bayi berupa lemak. Meski demikian, lemak ini bukan sekedar dipenuhi dari lemak jenuh seperti gorengan misalnya. Pemenuhan kebutuhan akan lemak ini bisa didapatkan dari lemak tidak jenuh seperti alpukat, salmon, minyak zaitun, dan kacang kacangan. Pada beberapa ikan laut seperti salmon, tuna, dan sarden mengandung omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak bayi. Omega 3 juga bisa didapatkan di kacang kenari atau kacang almond.

Zat besi

Ibu menyusui cukup rentan terkena anemia defisiensi besi, yaitu kekurangan sel darah merah akibat kurangnya zat besi. Oleh karena itu, kebutuhan zat besi pada ibu menyusui juga penting. Hal ini karena ibu kehilangan cukup banyak darah saat melahirkan maupun pada masa nifas. Kebutuhan zat besi ini bisa dipenuhi melalui vitamin untuk ibu menyusui. Vitamin ini biasanya berupa suplemen penambah darah seperti Sangobion. Bisa juga didapatkan melalui bahan makanan yang dikonsumsi misalnya sayur bayam yang terkenal mengandung zat besi tinggi.

Kalsium

Kalsium tidak hanya dibutuhkan saat masa kehamilan, namun fase menyusui juga memerlukan asupan kalsium. Pada ibu hamil dan menyusui, akan terjadi penurunan massa tulang karena kalsium terserap untuk bayi. Agar terhindar dari risiko osteoporosis, ibu hamil dan menyusui harus mengonsumsi makanan tinggi kalsium. Makanan makanan tersebut antara lain susu dan produk turunannya seperti keju dan yoghurt, kemudian sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan sawi hijau.

Aneka vitamin

Ada beberapa vitamin untuk ibu menyusui yang penting untuk diberikan. Antara lain vitamin C dan vitamin E. Vitamin C ini sangat penting untuk pembentukan maupun regenerasi jaringan. Vitamin C  bisa didapatkan pada buah buahan seperti anggur, jeruk dan jambu biji. Untuk vitamin E yang kaya anti oksidan bisa membantu melindungi organ tubuh vital bayi seperti jantung, paru paru, dan sistem saraf. Vitamin E sendiri bisa didapatkan dari alpukat dan biji bijian.

Jadwal Periksa Kehamilan yang Terlalu Sering Bisakah Membahayakan Janin?

( Foto : Acilsoru )

Rasanya dapat dimaklumi, bahwa seorang ibu yang sedang berada di masa kehamilan sering merasa khawatir akan kondisi kandungannya. Dikarenakan rasa khawatir itu keinginan untuk terus memeriksakan kandungannya dan berdiskusi dengan dokter kandungan sering muncul. Tapi sebenarnya apakah jadwal periksa kehamilan yang terlalu sering aman untuk kehamilan ? mengingat penggunaan alat test kehamilan yaitu USG (ultrasonografi) banyak ditakutkan bisa memberikan efek negatif pada janin.

Sebenarnya apa itu USG? Bagaimana prinsip kerjanya ?

Ultrasonografi atau USG merupakan suatu pencitraan diagnostik yang berfungsi untuk memeriksa organ-organ di dalam tubuh manusia. Dengan USG kita dapat mempelajari bentuk, ukuran, gerakan serta hubungan dengan jaringan di sekitarnya. Pemeriksaan menggunaan USG tidak menimbulkan rasa sakit, dan dilakukan dengan sangat cepat.

Dalam menjalankan fungsinya, USG memanfaatkan gelombang ultrasonik yang merupakan gelombang suara yang memiliki frekuensi yang tinggi yaitu      250 kHz – 2000 kHz. Gelombang tersebut diterima oleh tranduser, lalu gelombang tersebut diubah menjadi gelombang elektronik sehingga mampu dibaca oleh computer sehingga dapat diterjemahkan menjadi sebuah gambar.

Sejalan dengan perkembangan teknologi di dunia kedokteran, USG turut berkembang dengan fungsi yang semakin canggih. Berikut adalah macam-macam USG dan perbedaannya satu sama lain ;

  • USG 2 Dimensi,

Jenis USG 2 dimensi adalah USG yang paling umum digunakan oleh masyarakat Indonesia. Walaupun hanya berupa gambar datar namun sudah cukup untuk menggambarkan kondisi ukuran bayi, air ketuban, dan mendeteksi kelainan fisik pada bayi hingga 80%.

  • USG 3 Dimensi,

Kelebihan USG 3 Dimensi dibandingkan dengan USG 2 dimensi adalah kemampuannya dalam mendeteksi kondisi organ dalam bayi. Organ dalam tersebut antara lain kondisi tulang belakang, tumor, lilitan tali pusar, dan sebagainya. Harga USG 3 dimensi tentunya lebih mahal dari 2 dimensi, yaitu sekitar Rp800.000,

  • USG 4 Dimensi,

Keunggulan USG 4 dimensi dengan 3 dimensi adalah kemampuannya dalam menunjukan gambar yang jelas dari segala sisi dan bergerak selayaknya melihat tampilan video. Bahkan dengan USG 4 dimensi kita sudah dapat melihat wajah bayi dengan cukup jelas.

( Foto : 3d Baby Ultrasound )

 

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa USG hanya menggunakan metode suara, bukan sinar X yang mengeluarkan radiasi seperti metode rontgen. Sehingga USG tidak berbahaya untuk kehamilan, sebaliknya metode rontgen atau Xray harus dihindari oleh ibu hamil karena dapat mengganggu kesehatan janin.

Melakukan pemeriksaan janin dengan USG sangatlah penting. Karena dengan cara ini dapat diketahui apakah kehamilan berada di dalam rahim atau di luar rahim, serta untuk mengetahui perkembangan bayi, dan posisi bayi dalam kandungan.

Sampai saat ini belum ada penelitian dan bukti yang memperlihatkan bahwa USG dapat berbahaya untuk kehamilan. Menurut WHO (World Health Organization) gelombang suara baru bisa membahayakan ketika dilakukan sebanyak 400 kali.

Jadwal periksa kehamilan dengan cara USG minimal harus dilakukan 3 kali sepanjang kehamilan, yaitu pada trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga. Fasilitas pemeriksaan USG saat ini sudah lebih mudah didapatkan, tidak hanya di rumah sakit kota besar. Beberapa bidan di desa juga sudah memiliki fasilitas pemeriksaan USG.

Oleh karena itu tida perlu khawatir melakukan pemeriksaan menggunakan USG, karena USG merupakan alat tes kehamilan akurat yang telah dipercaya puluhan tahun.

 

Yuk Intip Manfaat Daun Katuk untuk Asam Urat dan Beragam Penyakit Lain!

Manfaat daun katuk untuk ibu menyusui memang sudah dikenal sejak lama. Katuk sejak dulu dikenal sebagai tumbuhan yang berguna untuk memperlancar produk ASI sehingga banyak ibu yang merasa susah untuk memberikan ASI akan sering mengonsumsi daun katuk baik dalam bentuk sayuran atau olahan lainnya. Selain ibu menyusui, ibu hamil juga dianjurkan untuk mengonsumsi daun katuk.

Daun katuk untuk ASI memang terpercaya manfaatnya, namun daun katuk untuk asam urat juga bekerja dengan baik.

Berikut manfaat daun katuk untuk ibu menyusui:

  1. Untuk Memenuhi Kebutuhan Mineral Ibu Menyusui

Kebutuhan ibu hamil dan menyusui memang 2 kali lipat lebih banyak dibandingan dengan kebutuhan wanita umumnya. Hal tersebut membuat wanita harus pintar-pintar untuk mengonsumsi vitamin dan mineral yang datangnya dari sayur dan buah, salah satunya adalah daun katuk. Daun katuk mempunyai serat pangan yang bagus untuk pencernaan ibu menyusui. Ibu bisa mengolahnya menjadi sayuran berkuah yang bisa dd konsumsi dengan nasi dan lauk pauk lainnya.

  1. Meningkatkan Produksi dan Kualitas ASI

Daun katuk untuk ASI memang akan bermanfaat untuk kedua belah pihak, yaitu ibu dan anak.

Untuk anak, makanan utama bayi adalah ASI sehingga ibu harus makan-makanan yang sehat dan seimbang agar produksi dan kualitas ASI menjadi banyak dan bagus. Kandungan dari daun katuk yaitu lactagagum dan prolactin yang fungsinya untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI, produksi yang memadai akan membuat bayi tumbuh secara optimal.

  1. Untuk Mengurangi Efek Asam Urat

Asam urat adalah kondisi suatu penyakit yang membuat bagian persedian tulang menjadi terasa nyeri. Hal tersebut bisa dipicu karena ibu mengonsumsi makan-makanan yang mengandung asam urat seperti kacang, emping melinjo, dan lainnya.

Daun katuk untuk asam urat memang memberikan banyak manfaat yaitu mengurangi atau mengatasi pembekakan yang tejadi pada persendian.

  1. Antioksidan

Daun katuk  mempunyai kandungan serat pangan yang bagus yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan sendiri bisa untuk mencegah radikal bebas yang salah satunya akibatnya akan mempercepat penuaan dini. So, mengonsumsi daun katuk secara rutin akan memperlambat penuan dini.

  1. Terhindar dari Berbagai Penyakit

Tentunya ibu menyusui ingin selalu sehat karena harus merawat bayi dan keluarganya. Daun katuk bermanfaat untuk meningkatkan imunitas ibu menyusui. Kandungan daun katuk yang syarat akan zat gizi makro dan terutama mikro (vitamin dan mineral), tentunya akan membuat kesehatan ibu menyesuai semakin baik. Selain itu kandungan vitamin A, B1, vitamin C, dan senyawa fitokimia seperti saponin, alkaloid papaverine, dan tannin merupakan bahan obat alami yang bisa kamu gunakan untuk menyembuhkan luka dan penyakit seperti flu.

  1. Mengurangi Tekanan Darah

Masalah kesehatan selanjutnya yang biasanya ibu alami adalah tekanan darah tinggi. Selain karena keturunan, darah tinggi juga disebabkan karena terlalu banyak konsumsi tinggi natrium dan rendah kalsium. Nah, agar tekanan darahmu menurun, kamu bisa mengonsumsi daun katuk karena kandungan kalsium pada daun katuk yang cukup kadarnya. Sebaiknya, Ibu bisa mengonsumsinya sesering mungkin dalam satu pekan agar kondisi tekanan darah menjadi stabil.

Masalah ibu menyusui memang banyak, tidak hanya masalah pada bayinya yang masih sensitif dan sering sakit, ibu menyusui pun rentan terkena penyakit. Hal tersebut dikarenakan tugas yang semakin berat dan waktu untuk istirahat yang kadang sedikit. Untuk itu, ibu menyusui bisa mengonsumsi daun katuk untuk mempertahankan imunitas dan terhindar dari berbagai penyakit.

Inikah Bahaya HP bagi Kesehatan?

( Foto : Aha Now )

Dewasa ini banyak sekali orang yang mulai khawatir akan efek radiasi HP yang mungkin dapat merugikan kesehatan. Tapi bagaimanapun, hidup tanpa HP sama sekali nampaknya hampir tidak mungkin untuk dijalankan di zaman sekarang ini, di mana semua kebutuhan dan lancarnya aktivitas bisa dilakukan via genggaman saja.

Penelitian mengatakan, HP mengeluarkan energi frekuensi radio dalam bentuk radiasi gelombang elektromagnetik non-ionisasi. Yang mana gelombang jenis ini kemungkinan dapat diserap oleh jaringan tubuh manusia yang dekat dengan gawai tersebut. Maka dari itu, bahaya HP bagi kesehatan sangat ditakuti, karena kemungkinan dapat menyebabkan banyak penyakit dan gangguan kesehatan, apalagi bagi bayi, balita, dan ibu hamil, selengkapnya baca di sini.

Karena pemakaian HP ini semakin intens dilakukan manusia modern sekarang ini, maka beberapa gangguan kesehatan seringkali dikaitkan dengan paparan radiasi dari gawai tersebut. Dan benarkah hal-hal di bawah ini merupakan efek dari bahaya HP bagi kesehatan?

  1. Menghambat aliran darah menuju otak

Banyak pihak yang mengatakan jika paparan radiasi dari HP dapat menghambat laju darah ke otak. Ya, meskipun belum ada hasil penelitian yang benar-benar memastikan hal tersebut, tapi nggak ada salahnya kan membatasi tatapan mata anda ke arah HP? Karena kalaupun penelitian membuktikan bahwa paparan radiasi HP tidak begitu saja menghambat aliran darah ke otak, tapi masih ada penyakit lain yang mengintai jika Anda menggunakan HP secara berlebihan.

 

  1. Ketidaksuburan pada pria

Walaupun penelitian yang dilakukan untuk mengetahui apakah radiasi dari HP dapat mempengaruhi kesuburan pria masih menghasilkan kesimpulan yang beragam, tapi tidak ada salahnya Anda melakukan tindakan preventif dengan tidak menaruh HP di dalam kantong celana. Karena ada sebuah penelitian yang mengatakan bahwa radiasi dari HP mungkin saja dapat menurunkan kualitas sperma dan meningkatkan stres oksidatif.

 

  1. Penyebab kanker

Kanker otak juga dipercaya beberapa orang dapat disebabkan karena radiasi HP. Namun demikian, isu tersebut juga ternyata belum didukung oleh data, fakta, dan bukti yang menguatkan.

Kanker biasanya muncul karena pertumbuhan tumor yang tidak terkendali. Memang, beberapa jenis radiasi terbukti dapat meningkatkan risiko kanker, tapi radiasi yang dihasilkan oleh HP tentu saja tidak sekuat itu. Tapi walaupun demikian, bukan berarti Anda boleh menggunakan HP semaunya, ya.

 

  1. Berefek buruk pada ibu hamil

Dikatakan bahwa radiasi HP dapat mempengaruhi lapisan pelindung yang mengelilingi  sel saraf otak pada janin. Bukan hanya itu, anak yang lahir dari ibu yang ketika hamil terpapar radiasi HP diduga dapat mengalami gangguan perilaku seperti hiperaktif, sulit bergaul, dan tidak memiliki kepekaan diri.

Tapi ada pula penelitian yang mengatakan bahwa radiasi HP tidak serta-merta mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk juga kemampuan berbicara.

Namun demikian tetap saja Anda perlu berhati-hati, ya. Jangan pernah secara sengaja ataupun tidak, meletakkan HP di atas perut ketika sedang hamil.

 

  1. Berdampak pada anak-anak

Menurut teori, anak-anak akan lebih rentan terpapar radiasi HP dibanding orang dewasa. Hal ini karena tengkorak anak-anak lebih tipis, dan jaringan otak anak-anak dapat menyerap dengan lebih mudah. Selain itu, ukuran tubuh anak-anak juga lebih kecil. Tetapi pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak-anak masih perlu diteliti lebih jauh lagi.

( Foto : In Habitat )

Bagaimanapun, membiarkan anak tergantung pada gadget pun bukan lah sikap yang bijak.

Jadi pada dasarnya, bahaya HP bagi kesehatan yang disebabkan oleh paparan radiasi masih merupakan sebuah perkiraan dan kemungkinan. Masih perlu diteliti lebih lanjut lagi, masih perlu data yang valid lagi untuk dapat ditarik sebuah kesimpulan.

Meski begitu, akan sangat bijak jika kita sedikit membatasi frekuensi penggunaan HP, demi kesehatan, terutama untuk ibu hamil, bayi, dan anak-anak.

« Older posts Newer posts »

© 2020 obatperawatan.com

Theme by Anders NorenUp ↑