Pemberian Vaksin Bayi Sejak Dini Jauh Lebih Baik Demi Kesehatannya

By | September 12, 2018

Untuk menjaga kekebalan tubuh saat sudah dewasa, seorang bayi dipersiapkan imunitasnya sejak kecil. Upaya ini bisa Anda jumpai ketika ada pemberian vaksin bayi. Salah satu pencegahan penyakit yang dilakukan sejak bayi yaitu dengan pemberian vaksin HPV untuk kanker serviks. Hal ini dilakukan karena kanker serviks harus dicegah pada usia sedini mungkin.

Pemberian Vaksin Bayi Sejak Dini Jauh Lebih Baik Demi Kesehatannya

Pemberian Vaksin Bayi Sejak Dini Jauh Lebih Baik Demi Kesehatannya

Pentingnya Vaksin HPV

Pemberian vaksin bayi terutama HPV ternyata memang jauh lebih efektif saat anak belum aktif secara seksual. Sehingga disarankan vaksin tersebut segera diberikan kepada anak-anak dalam rentang usia 9 hingga 13 atau 14 tahun. Usia di atas adalah usia yang sangat ideal karena kekebalan tubuh anak dalam kondisi terbaik. Pada saat itu, tubuh akan menyiapkan antibodi dengan matang dengan kurun waktu yang cukup lama. Pada usia tersebut, pemberian vaksin juga lebih praktis karena hanya dilakukan 2 kali dalam kurun waktu 6 bulan dan anak aman dari serangan virus HPV.

Apa yang Perlu Dilakukan Sebelum dan Sesudah Vaksinasi?

Pemberian vaksin bayi ternyata membutuhkan beberapa persiapan. Tak hanya dari sang anak tetapi juga orang tua. Hal ini agar orang tua mengetahui langkah tepat seperti apa harus ia lakukan. Anda yang ingin melakukan vaksinasi pada buah hati sebaiknya menjalankan beberapa tips berikut:

  1. Anak yang akan diberikan vaksin harus dalam kondisi baik terutama kesehatannya. Saat kondisi anak sedang tidak fit maka vaksin tidak bisa bekerja maksimal di dalam tubuh karena kekebalan tubuh anak yang menurun.
  2. Tak hanya mengenai kondisi kesehatannya saat itu, Anda juga harus menyampaikan riwayat kesehatan buah hati kepada dokter yang akan melakukan vaksinasi. Langkah ini agar Anda maupun dokter tahu bagaimana penanganan yang sesuai untuk si kecil.
  3. Sebaiknya Anda tidak langsung pulang setelah pemberian vaksin bayi. Tunggulah hingga 30 menit untuk melihat ada tidaknya reaksi yang muncul dari si kecil yang sudah diberikan vaksin. Apabila terjadi reaksi yang tidak normal, si kecil bisa langsung ditangani secara medis.
  4. Jaminan keamanan dari vaksin yang diberikan tetap saja dapat memberikan efek samping tertentu. Anda tidak perlu khawatir, biasanya efek samping yang muncul tidak terlalu berat seperti adanya kemerahan, bengkak, dan nyeri pada bekas suntikan, demam, mual, muntah, sakit perut, hingga sakit kepala.

Dari gejala pasca pemberian vaksin bayi di atas, sangat jarang terjadi adanya alergi terhadap vaksin HPV yang sampai dapat mengancam nyawa si kecil. Jikalau ada biasanya reaksi akan muncul beberapa menit setelah pemberian vaksin sampai beberapa jam selanjutnya. Bila ini terjadi, Anda bisa langsung mengajak si kecil untuk beristirahat. Biasanya dari pihak medis juga menyiapkan obat-obatan pasca vaksinasi untuk meminimalisir efek samping seperti dengan pemberian paracetamol atau ibuprofen. Obat-obatan tersebut akan mengurangi dan membantu menurunkan demam yang terjadi pada anak serta rasa nyeri di area suntikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *