Penyakit Lupus Sulit Dideteksi

By | June 15, 2018

Penyakit lupus merupakan salah satu penyakit dari autoimun, yang dimana artinya sistem dari kekebalan tubuh atau imun justru menyerang ke sel-sel, organ sehat tubuh sendiri dan jaringan-jaringannya. Terjadinya secaraterus-menerus sampai dapat menimbulkan adanya sebuah peradangan kronis. Kata lainnya berarti penyakit tersebut menjadi penyakit peradangan yang kronis autoimun. Sebuah peradangan yang diakibatkan dari lupus bisa mempengaruhi sekali sistem-sistem yang ada di tubuh seperti kulit, ginjal, sendi, otak, sel darah, paru-paru, jantung dan lain sebagainya sampai bisa menimbulkan gejala lainnya.

Penyakit Lupus Sulit Dideteksi

Maka dari itu yang namanya penyakit lupus ini sangat sulit sekali untuk bisa dideteksi mengingat semua tanda-tanda serta gejala yang umum terlihat hampir sama dengan penyakit lain. Tetapi meskipun begitu sebuah tanda serta gejala penyakit ini paling khasnya yaitu ruam wajah seperti menyerupai dari sayap kupu (tepatnya ruam bagian kedua pipi) atau sering disebut dengan malar rash. Bahkan ada beberapa orang yang memang ditakdirkan lahir dengan cenderung seperti mengembangkan penyakit ini. Karena kemungkinan dipicu akibat infeksi, sinar matahari atau bahkan obat-obatan tertentu.

Penyebab dari penyakit lupus karena sistem dari kekebalan tubuh yang justru menyerang jaringan-jaringan sehat pada tubuh. Hal tersebut dapat terjadi karena hasil dari sebuah kombinasi genetika serta lingkungannya. Apalagi sudah diketahui jika kebanyakan orang bersama kecenderungan lupus seperti diwariskan.

Pengobatan untuk penyakit lupus semua tergantung dalam tanda-tanda serta gejala yang sering muncul, meskipun belum tentu gejala terlihat di seseorang. Mengingat lupus adalah penyakit kronis yang perlu masa pengobatan jangka panjang. Jadi semua gejala serta tanda yang ada tidak semuanya harus diobati, karena butuh pertimbangan yang cermat menyangkut resiko pengobatan dan manfaat. Beberapa penyakit ini yang umum dipakai buat mengontrol lupus, seperti:

  • Obat Kortikosteroid

Jenis kortikosteroid lain serta prednison menjadi salah satu obat lupus mengingat bisa melawan adanya peradangan, namun sering memberikan efek samping untuk jangka panjang seperti lebihnya berat badan, pengeroposan tulang, gampang memar, diabetes, darah tinggi dan sebagainya.

  • Obat antimalaria

Ternyata obat yang sering dipakai sebagai obat malaria juga dapat dipakai jadi obat lupus. Misalnya seperti hydroxychloroquine atau Plaquenil juga bisa mengendalikan sebuah lupus. Terkait efek sampingnya jarang ada, namun apabila parah bisa merusak retina mata.

  • Obat anti-inflammatory non steroid atau NSAID

NSAID over the counter yang kebanyakan dijual secara bebas, misal seperti ibuprofen serta naproxen, bisa dipakai buat mengatasi nyeri, demam serta pembengkakan yang terkait lupus. Tetapi efek samping yang ditimbulkan sangat menakutkan, yaitu masalah ginjal, pendarahan di lambung, hingga resiko jantung.

Baca juga Mengenal Lebih Dalam Penyakit Lupus Beserta Gejalanya

Semoga beberapa info atau pengobatan tentang penyakit lupus yang ada di atas, bisa membantu anda mengatasi penyakit tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *