Penyakit yang Bisa Menyerang Pekerja di Dunia Medis dan Bagaimana Pencegahannya

By | August 18, 2017

Semua pekerjaan di dunia ini tentunya memiliki resikonya masing-masing, tak terkecuali yang bekerja di dunia medis dimana selalu bersinggungan dengan penyakit, bakteri, dan mikroba setiap harinya. Apa saja penyakit yang bisa menyerang pekerja medis dan bagaimana pencegahannya? Berikut ulasannya:

  1. Perawat

Dalam pekerjaannya di dunia medis , perawat harus melakukan kontak langsung dengan pasien setiap harinya selama 6-8 jam/hari, hal ini mengakibatkan perawat selalu terpapar mikroorganisme patogen, sehingga bisa menjadi pembawa infeksi, baik itu ke pasien lain, maupun ke pekerja medis lainnya. Apabila menyiapkan obat-obatan untuk pasien haruslah selalu berhati-hati, harus selalu mencuci tangan setelah melayani pasein, kemudian melepas topi perawat serta masker jika masuk ke ruang istirahat atau ruang untuk makan bersama. Perawat yang bertugas di bangsal perawatan kerapkali mengalami kelahiran prematur. Dan menurut sebuah penelitian di Ohio dan Amerika Serikat pada tahun 1993-1996 menyebutkan bahwa penyakit yang kerap diderita oleh perawat adalah nyeri pinggang, dan ini seringkali menimpa perawat wanita. Hal ini ditengarai karena otot statik yang bekerja terlalu keras karena mengangkat pasien.

  1. Dokter

Dokter memang bertugas untuk menyembuhkan pasien yang sakit, namun bukan tak mungkin jika dokter bisa tertular dan bahkan menularkan penyakit pada pasien. Beberapa penyakit yang sering menular pada dokter ialah HIV, Rubella, Hepatitis B, TB, Hepatitis C, Adler, dan Cytomegalovirus. Dalam pelayanan pasien sehari-hari, dokter bisa saja terpapar bahan kimia berdosis rendah. Saat di kamar operasi, dokter juga bisa terpapar gas anestesi yang menguap kemudian menembus masker atau bisa juga karena hembusan nafas pasien yang sedang menjalani operasi. Akibat kronisnya bisa menyebabkan sakit kepala, mual, hingga gangguan susunan saraf pusat serta gangguan kehamilan. Pekerjaan medis di rumah sakit juga bisa menyebabkan pekerja medis mengalami stres psikologis tingkat tinggi dalam kurun waktu yang panjang.

  1. Dokter Gigi

Sebuah penelitian di Singapura dengan objek tenaga kesehatan gigi menemukan kadar HBs Ag serta anti HBC para dokter gigi lebih tinggi jika dibandingkan dengan tenaga kesehatan gigi yang lain. Hal ini diduga karena penularan melalui paparan air ludah pasien, selain itu dokter gigi juga bisa terinfeksi TB serta AIDS. Untuk pencegahan, penggunaan sarung tangan karet serta masker sangatlah penting. Paparan kronis merkuri bisa terjadi lewat amalgam yang biasa dipakai menambal lubang gigi. Paparan dosis rendah komponen dengan kandungan merkuri bisa menyebabkan lesu, kelelahan, gangguan gastrointestinal, atau anoreksia berkepanjangan.

Itulah beberapa penyakit yang bisa diderita oleh pekerja di dunia medis. Oleh karena itu sangat penting untuk melindungi diri dari paparan berbagai virus dengan menggunakan beberapa peralatan berstandar seperti sarung tangan karet dan masker, serta jangan lupa untuk mencuci tangan dengan benar setelah berinteraksi dengan pasien.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *