Profesi di Dunia Medis

By | June 12, 2017

Anda terobsesi untuk menjadi dokter namun gagal? Tenang, dunia tidak selebar daun kelor. Gagal menjadi dokter bukan berarti Anda tidak bisa punya profesi di dunia medis. Dunia medis memang tidak hanya ditunjang oleh keberadaan dokter. Banyak keahlian lain yang dibutuhkan di industri ini, dan antara satu profesi dengan profesi lain saling melengkapi alias tidak bisa berdiri sendiri. Berikut beberapa profesi di dunia medis yang bisa Anda tekuni, selain dokter :

Baca juga: Teknologi Medis : Aplikasi Kesehatan Mobile

  • Perawat

Perawat bertugas merawat orang sakit hingga sembuh sesuai dengan ilmu yang dimilikinya. Perawat selalu mendampingi dokter yang memeriksa pasien, dan bahkan selalu ada meskipun dokter tidak hadir. Untuk menjadi perawat, seseorang harus menempuh pendidikan selama tiga tahun di akademi keperawatan untuk perawat vokasi atau empat tahun dan menjadi perawat profesional. Perawat juga punya spesialisasi tersendiri, lho. Misalnya spesialis perawatan anak, spesialis perawatan syaraf, dan lain-lain. Untuk menjadi spesialis, seseorang harus mendapatkan pendidikan master dan spesialis di bidang keperawatan.

  • Bidan

Menurut sejarah, bidan merupakan profesi tertua sepanjang peradaban manusia. Bidan merupakan petugas kesehatan perempuan yang terlatih secara formal dalam membantu kelahiran bayi dan proses yang punya kaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Hampir sama dengan perawat, bidan juga harus menempuh pendidikan selama tiga hingga empat tahun. Dalam tugasnya, bidan sering membantu dokter spesialis kandungan dalam proses kelahiran. Untuk masyarakat di pedesaan, peran bidan sangatlah penting nyaris sama seperti dokter karena bukan hanya mengurusi kelahiran, tetapi penyakit lainnya.

  • Apoteker

Anda tidak berbakat mengurus orang sakit, tetapi tetap ingin bekerja di bidang medis? Posisi apoteker ini mungkin cocok untuk Anda. Apoteker adalah orang yang meracik obat untuk diberikan kepada orang sakit sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter. Untuk menjadi apoteker, Anda harus menjadi sarjana farmasi yang sekolah selama empat tahun, dan ditambah satu tahun untuk pendidikan apoteker. Apoteker ini termasuk profesi yang punya etik juga karena mereka disumpah untuk tidak menggunakan keahliannya untuk merugikan orang lain.

  • Ahli Gizi

Ahli gizi ternyata juga merupakanprofesi penting di dunia medis. Apalagi saat ini ilmu gizi sejalan dengan ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan. Tugas ahli gizi adalah melakukan studi tentang gizi dan pengunaan diet khusus untuk mencegah dan mengobati penyakit. Dalam tugasnya, ahli gizi bisa melakukan penyuluhan dan memberikan konsultasi. Selain di rumah sakit, ahli gizi juga banyak dibutuhkan di perusahaan makanan, terutama soal perencanaan makanan dan pengadaan bahan-bahan untuk pembuatan makanan tersebut. Untuk menjadi ahli gizi, Anda harus menempuh pendidikan di bidang gizi terlebih dahulu, baik di jenjang D3 mau pun S1. Jangan ragu menjadi ahli gizi, karena profesi ini tetap akan dibutuhkan selama manusia masih butuh makan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *