Tips Diet Saat Berpuasa

By | June 27, 2017

Jika Anda adalah satu orang yang ingin melakukan diet saat puasa, sangat penting bagi Anda untuk memperhatikan asupan makanan selama berpuasa. Puasa memang seharusnya tidak menjadi halangan untuk tetep menjalani kebiasaan hidup sehat. Saat puasa tubuh lebih banyak membutuhkan asupan makanan yang kaya nutrisi agar bisa memenuhi kebutuhan energi untuk beraktifitas sehari-hari.

Pada dasarnya, tips diet saat berpuasa sama dengan cara diet yang Anda lakukan dalam keseharian di luar bulan ramadan. Anda tetap harus melakukan diet seimbang dengan proposi asupan karbohidrat, lemak dan protein yang tepat saat sahur dan berbuka. Jika hal tersebut tidak diperhatikan dan dilakukan, maka makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka malah justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

Selain itu, menjalani diet saat puasa juga harus disiplin. Pasalnya, jika tidak dilakukan secara disiplin kesempatan Anda untuk menurunkan berat badan dan menjadi lebih sehat akan terbuang sia-sia.  

Berikut beberapa tips diet yang bisa Anda lakukan untuk menjalani diet saat puasa yang aman bagi tubuh sehingga tidak mengganggu aktifitas Anda selama berpuasa :

  • Memperhatikan asupan nutrisi

Pastikan jika makanan berbuka dan sahur Anda sudah lengkap nutrisinya dan memiliki semua kelompok makanan. Misalnya:

  • Penuhi karbohidrat Anda dari gandum utuh (whole wheat), kentang, nasi merah, dan oat.
  • Konsumsi makanan yang tinggi protein dari telur, keju, kacang almond, edamame, quinoa, dan lain sebagainya.
  • Serat dari sayuran dan buah seperti brokoli, wortel, bayam, apel, pisang, alpukat dan pepaya.  
  • Lemak sehat yang berasal dari ikan-ikanan, daging sapi tanpa lemak, dada ayam, minyak zaitun, minyak bunga matahari, dan lain sebagainya.
  • Hindari produk olahan

Biasanya makanan yang enak dan bikin ketagihan itu adalah makanan yang banyak mengandung MSG, pemanis buatan, sodium dan lemak. Hal inilah yang membuat Anda mudah lapar karena sulit mengontrol keinginan untuk makan-makanan tersebut. Itu sebabnya sangat penting bagi Anda menghindari produk makanan olahan dan junk food. Kurangi, bahkan jika memungkinkan hindari gorengan atau makanan yang tinggi lemak trans dan lemak jenuh. Pilihlah menu berbuka dan sahur yang diolah sendiri sehingga terjamin asupan nutrisinya. Anda bisa menggunakan metode memasak dengan cara ditumis, rebus, kukus, dan panggang agar makanan yang Anda konsumsi terjaga kandungan nutrisinya.

  • Makanlah secara perlahan

Banyak orang mengaku kalap saat menyantap hidangan berbuka. Makan banyak dalam waktu dekat atau sekaligus akan menyebabkan perut sakit dan kembung. Akhirnya tubuh pun merasa tidak nyaman karena kekenyangan.  Mulailah buka puasa dengan kurma, lalu air putih, diikuti sup hangat dan semangkuk kecil salad sayuran atau buah. Setelah itu baru lanjutkan dengan menyantap hidangan utama. Jika Anda sudah merasa kenyang setelah makan salad, bisa mengonsumsi makanan utama setelah 2-3 jam setelahnya. Makan sup hangat akan membuat perut terasa nyaman, selain itu mengonsumsi sup juga bisa mengembalikan cairan tubuh dan membantu mempersiapkan sistem pencernaan untuk menerima makanan yang lebih berat. Makanan berkuah yang disarankan adalah sayur bayam, sup jagung, sup ayam, ataupun sup sayuran campur.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *