Tips Diet Untuk Penderita PCOS

By | July 13, 2017

Tips Diet Untuk Penderita PCOS – Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kondisi kesehatan yang cukup umum terjadi di kalangan wanita. Meski demikian, masih banyak hal yang belum diketahui mengenai sindrom ini. PCOS dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan yang serius. Karena itu, penting untuk mengetahui gejalanya dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Kebanyakan penderita PCOS mempunyai berat badan yang berlebihan. Oleh karena itu, bagi penderita pcos dianjurkan untuk menjalankan program diet.

Berikut beberapa tips diet untuk penderita pcos :

  1. Hindari makanan yang mengandung gula-gula buatan yang bisa menyebabkan peningkatan kadar insulin. Seperti : gula halus, permen, kue-kue manis, soft drink dan minuman-minuman yang manis lainnya.
  2. Ganti nasi putih dengan beras merah yang memiliki indeks glikemik rendah.
  3. Konsumsi ikan-ikan segar yang banyak mengandung Omega-3, seperti contohnya ikan Salmon yang kaya akan Omega-3. Asam lemak Omega-3 terbukti mampu menurunkan kadar hormon testosteron (hormon laki-laki), sehingga membantu kinerja ovarium dalam mematangkan sel telur.
  4. Putih Telur Ayam Kampung. Selain tinggi protein, putih telur juga bermanfaat untuk menjaga dan mempertahankan kualitas sel telur. Diet dengan menu makanan berprotein tinggi dapat membantu mempertahankan kadar hormon, sehingga siklus haid menjadi lebih teratur dan bisa meningkatkan kesuburan. Makanan tinggi protein seperti telur, ikan, daging, tempe, dan tahu biasanya mengandung karbohidrat rendah, yang membuat kadar gula menjadi normal dan menurunkan jumlah insulin yang dihasilkan pankreas. Kadar insulin yang rendah akan menurunkan kadar hormon androgen yang diproduksi ovarium. Artinya, sel-sel telur di dalam ovarium berkesempatan untuk matang, yang memungkinkan terjadinya kehamilan.
  5. Kurangi kacang-kacangan, termasuk Susu Soya. Kedelai yang dikonsumsi dalam dosis tinggi bisa memperpanjang siklus menstruasi, menurunkan FSH (Follicle-Stimulating Hormone) dan LH (Leutinizing Hormone). Namun tidak perlu khawatir karena hal ini akan timbul hanya jika kedelai dikonsumsi secara berlebihan. Meskipun begitu, disebagian negara, susu soya sangat dianjurkan untuk orang-orang yang sedang dalam penanganan kesuburan. Ini dimaksudkan untuk menekan perkembangan sel telur yang berlebihan, atau OHSS (Ovarium Hyper Stimulating Syndrome), dan untuk membantu mengurangi produksi gas di perut yang berlebihan saat menjalani terapi induksi ovarium.
  6. Umbi-umbian, seperti ubi jalar, kentang, wortel, lobak dan jenis umbi lainnya mempunyai kandungan vitamin A, E, dan C, juga kandungan beta-karoten yang bagus sebagai antioksidan. Dan kandungan phytoestrogen dan progesteron pada ubi jalar dapat membantu ovarium mampu memproduksi sel telur matang.
  7. Olah-raga ringan seperti jogging dan yoga yang bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan. Dalam gerakan-gerakan yoga mampu meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi dan mengatur semua fungsi hormon. Selain itu juga dapat menghilangkan stres dan menjadikan emosi tetap stabil.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *