Waspadai Kanker Tenggorokan yang Tidak Terduga dengan Melakukan Penanganan Berikut!

By | December 8, 2017

Kanker tenggorokan merupakan tumor ganas yang berkembang di tenggorokan. Tumor ini berasal dari sel yang berubah menjadi berlipat ganda bahkan tidak terkendali. Berdasarkan pada jenis sel yang berubah menjadi kanker, kanker ini terbagi menjadi 2 yakni adenokarsinoma serta karsinoma sel skuamosa. Sedangkan jika berdasarkan pada area tenggorokan yang diserang, kanker ini dikelompokkan menjadi 3 yaitu kanker laring, faring, serta tonsir. Untuk faring, dibagi menjadi 3 jenis yakni nasofaring, orofaring dan hipofaring.

Di Indonesia, kanker yang menyerang tenggorokan khususnya nasofaring berada di urutan ke 4 sebagai kanker yang banyak di derita selain payudara, leher rahim dan paru. Cukup tingginya penderita kanker jenis ini menunjukkan bila dibutuhkan pemahaman serta tindak pencegahan yang paling tepat sehingga angka kejadian kanker ini bisa ditekan. Gejala dari kanker ini begitu beragam dan tidak sama antara penderita satu dan yang lainnya. Indikasinya seperti pembengkakan di bagian mata, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, benjolan yang tidak sembuh-sembuh, telinga yang sakit, sakit pada bagian tenggorokan, batuk yang kronis hingga perubahan suara.

Gejala kanker tenggorokan ini mirip dengan masalah kesehatan lainnya sehingga kita sangat sulit untuk mendeteksi. Melakukan konsultasi pada dokter lebih baik dilakukan bila mengalami gejala diatas, apalagi jika tidak kunjung membaik atau semakin bertambah parah. semua kanker terjadi karena mutasi di sel. Mutasi ini yang memicu pertumbuhan sel tak terkendali. Demikian juga pada kanker yang terjadi di tenggorokan, penyebab proses mutasi ini belum diketahui dengan pasti, namun ada sejumlah faktor yang diduga meningkatkan resiko seseorang terkena kanker ini.

Beberapa contoh pola hidup yang meningkatkan seseorang terkena kanker seperti penggunaan tembakau, mengkonsumsi minuman keras, tidak menjaga kesehatan gigi dengan baik, tidak mengkonsumsi sayur dan buah hingga mengidap virus HPV. Di tahap awal, dokter akan menanyakan gejala serta riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara fisik. Bila pasien mengidap kanker ini, pemeriksaan dengan mendetail akan dianjurkan untuk memastikan diagnosis tersebut. Jenis pemeriksaan seperti laringoskopi, endoskopi serta pengambilan sampel jaringan.

Tiap penderita kanker tenggorokan ini memerlukan pengobatan berbeda. penentuan metode pengobatan yang terbaik bergantung dari kondisi kesehatan penderita, stadium kanker hingga lokasi tumbuhnya kanker. Pendeteksian serta pengobatan sedini mungkin merupakan kunci menangani semua kanker. Beberapa langkah penanganan tersebut seperti:

  • Kemoterapi. Beberapa jenis kemoterapi bisa meningkatkan sensitivitas dari sel kanker,
  • Radioterapi. Jika kanker berada di stadium awal, radioterapi ini sudah efektif untuk mengatasinya, namun untuk stadium lanjut, radioterapi hanya digunakan untuk memperlambat perkembangan kanker,
  • Pembedahan. Metode operasi untuk beberapa jenis kanker jenis ini. dokter akan menentukan operasi seperti apa yang dibutuhkan. Jenis operasi pun ada begitu banyak seperti melalui endoskopi, laringektomi, faringektomi dan yang lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *