Category: Bayi Sehat

Ragam Permainan untuk Balita; Kertas Lipat Hingga Permainan Memasak

 

Membersamai tumbuh kembang si kecil pasti dibutuhkan berbagai rangsangan agar bisa maksimal. Salah satunya adalah memilihkan permainan edukasi yang sesuai. Dengan pemilihan permainan edukasi yang sesuai dengan usianya, terbukti mampu membantu balita semakin pintar dan aktif. Tidak hanya itu, aktivitas tersebut juga bisa meningkatkan kecerdasan otak anak. Nah, ada banyak ragam permainan yang cocok untuk dilakukan balita. Salah satunya adalah permainan memasak. Dengan melakukan permainan memasak, anak bisa belajar banyak hal. Selain itu, masih ada banyak lagi ragam permainan untuk balita. Apa saja? Ini 5 rekomendasi permainan yang cocok untuk balita.

Ragam Permainan Yang Cocok Untuk Balita; Kertas Lipat Hingga Permainan Memasak

Kertas Lipat

Permainan menggunakan kertas lipat atau dikenal dengan origami, sangat cocok untuk aktivitas bermain balita. Selain bahannya yang murah dan mudah didapat, ada banyak sekali bentuk yang bisa dibuat. Mulai dari yang mudah hingga yang rumit. Namun tentunya untuk anak balita dimulai dari model yang paling mudah, misalnya pesawat terbang. Agar menarik minat si kecil, pilihlah kertas lipat yang berwarna, sehingga minimal si kecil mampu memahami perbedaan warna. Kemudian, ajari si kecil untuk mengikuti instruksi yang diberikan sehingga mampu melatih fokus dan konsentrasinya.

Permainan Memasak

Puzzle

Permainan puzzle sangat bermanfaat bagi balita. Puzzle akan melatih dan mengasah kecerdasan otak anak. Balita akan belajar bagaimana memecahkan teka teki saat penyusunan puzzle. Namun, pastikan puzzle yang diberikan sesuai dengan kemampuan si kecil. Apabila levelnya terlalu berat, bisa dipastikan si kecil akan cepat bosan. Oleh karena itu, pastikan Anda mendampingi saat si kecil bermain puzzle.

Lego

Siapa yang tidak tahu permainan Lego? Meski Lego adalah merek dagang, namun dewasa ini permainan bricks sudah biasa disebut dengan Lego. Permainan ini akan meminta si kecil menyusun bricks atau balok kecil menjadi sebuah bentuk yang utuh. Namun harus diperhatikan adalah ukuran lego yang cenderung kecil, sangat berpotensi tertelan oleh si kecil. Maka dari itu, pastikan mereka dalam pengawasan penuh saat bermain Lego.

Play-Doh

Masih seperti Lego, sebenarnya Play-Doh adalah sebuah merk dagang yang menjual adonan berwarna warni yang bisa dibentuk sesuka hati. Hal ini merujuk pada kata dough yang berarti adonan dalam Bahasa Inggris. Permainan ini mengajarkan tentang warna dan juga melatih motorik halus si kecil. Mereka akan belajar meremas, menggulung, memipihkan dan lain sebagainya. Dalam kemasan yang dijual satu set biasanya sudah ada alat pemotong dan pencetaknya. Sebagai tambahan, Anda bisa memandu si kecil untuk mengkreasikan warna Play-Doh dengan mencampurnya sehingga timbul warna baru.

Permainan Memasak

Mungkin hampir semua dari kita pernah merasakan bermain memasak di zaman kecil. Memang permainan ini memiliki banyak manfaat untuk anak. Pertama melatih daya imajinasi anak, anak akan bermain seolah olah sedang beraktivitas memasak sehingga otomatis kreativitasnya terbentuk. Kemudian si kecil juga akan belajar mengenai bentuk dan nama sayur serta jenis olahan makanan. Pada level yang lebih tinggi, si kecil juga akan belajar proses mengolah makanan yang benar. Inspirasi untuk model permainan memasak bisa dibaca lebih lanjut di sini.

Permainan Memasak

Mainan alat musik

Rekomendasi permainan yang cocok untuk balita selanjutnya adalah permainan alat musik. Si kecil akan belajar membunyikan alat musik, sehingga hal ini merangsang motorik halus dan motorik kasar mereka. Anda cukup memberikan arahan dan biarkan si kecil menciptakan musiknya sendiri. Hal ini juga akan merangsang kreativitas mereka.

 

 

Moms, Makanan Bayi 6 Bulan Ini Selalu Jadi Favorit Loh!

Senangkah ternyata si kecil sudah memasuki usia 6bulan? Yang artinya si kecil juga sudah siap untuk menerima makanan padat.Tetapi yang dimaksud dengan makanan padat bayi usia 6 bulan tentunya akanberbeda dengan makanan padat orang dewasa. Contohnya, selain biskuit bayi Milna, moms dapat mengolahsendiri makanan yang akan diberikan untuk si kecil dengan baik dan penuh kasihsayang loh. Agar cinta yang tulus dan murni juga ikut pada makanan olahan moms sendiri.

Selain itu, mengolah makanan bayi 6 bulan sendiri akan meminimalkan risiko terjadinya alergi bahkan nutrisinya akan lebih terjaga. Sehingga moms puntentunya akan bersemangat untuk memberikan yang terbaik bagi buah hati.

Istilah lain dari makanan padat tersebut adalahmakanan pendamping ASI, atau yang lebih dikenal dengan MPASI. Di mana pemberian ASI oleh moms tetap diberikan yahingga si kecil berusia dua tahun. MPASI memang diberikan setelah bayi berusia6 bulan karenapada waktu usia tersebut, bayi sudah bisa mengangkat kepalanya sendiri dansudah mulai dapat melakukan beberapa aktivitas setelahnya seperti duduk atau merangkak.

Meskipun ada beberapa jenis makanan atau biskuit bayi yang bernutrisi tinggi yang sudah terjual di pasaran seperti pada tautan berikut ini, https://review.bukalapak.com/mom/bayi-doyan-ngemil-ini-5-rekomendasi-biskuit-bayi-yang-bernutrisi-tinggi-22660, mengolah makanan sendiri untuk bayi Anda akan sangat menyenangkan dan membahagiakan.


Mari kita simak ya, apa saja sih makanan bayi 6 bulan yang baik untuk dikonsumsi.

  1. Pure Pisang

Seperti yang kitaketahui, bahwa MPASI sendiri sebaiknya tidak langsung diberikan dengan yangberbentuk bubur langsung. Anda bisa tetap gunakan campuran ASI dengan buahpisang untuk dibuat pure. Sebagian besar bayi tak menolak dengan pure buahpisang ini, karena buah pisang juga mengandung nutrisi yang sangat baik bagitumbuh kembangnya, seperti adanya kandungan vitamin A, asam folat, fosfor, dan juga kalsium.

  • Bubur Pepaya

Tekstur daripepaya sendiri yang lembut dan baik untuk pencernaan, tentunya akan membantubayi untuk mengaktifkan fungsi percernaannya dengan baik. MPASI bubur pepayaini sangat cocok diberikan untuk bayi karena rasanya yang juga manis serta kandungankalsium serta zink yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang bayi. Asam folatnya tentu akan membantu proses perkembangan otak bayi. Bisa dibuatsebagai pure dahulu atau langsung dibuat menjadi bubur pepaya.

  • MPASI Bubur Wortel

Setelah bayisudah lebih dari 6 bulan dan mulai tumbuh gigi, tentunya sudah akan mulaibelajar memakan makanan yang teksturnya lebih keras. Anda dapat memberikan wortel rebus yang kemudian dihaluskan sebagai MPASI. Wortel terkenal dengansumber vitamin A dan mineral yang tinggi, yang baik untuk kesehatan mata danjuga kesehatan kulit.

  • Bubur Kentang

Bila bayi akan dikenalkan dengan rasa gurih, cobalah untuk membuat MPASI bubur kentang. Anda dapat merebus kentang hingga matang lalu dilunakkan untuk dijadikan bubur, dapat pula dijadikan pure dengan penambahan ASI. Kentang juga dimaksudkan untuk mengenal karbohidrat dan sebagai sumber energi loh moms, jadi biar bayi juga akan merasakan kenyang dan dapat beraktivitas dengan baik.

  • Bubur Alpukat

Siapa sih yangtak suka dengan buah alpukat? Moms pastinya juga suka kan? Begitupun denganbayi yang sudah mulai memasuki usia 6 bulan keatas. Pilih buah alpukat yang benar benar matang agar teksturnya juga lembut untuk diberikan. Anda juga bisalangsung menyuapinya dengan cara mengeruk buah alpukat dengan sendok bayi yanglangsung disuapkan. Buah alpukat juga sangat baik untuk motorik dan daya tahan tubuh bayi.

Dari kelima jenis makanan bayi 6 bulan di atas, mana favorit bayi Moms?

Waktunya MPASI?Sebaiknya Hindari Makanan Ini ya Moms!

Bagaimana kabar moms hari ini? Memiliki bayi tentunya bukan hanya sebatas memiliki saja, namun juga perlu diperhatikan dari segi merawatnya juga. Moms, tahukah bahwa bayi itu merupakan guru yang paling baik bagi kita? Karena memang, menjadi orangtua itu sekolahnya adalah seumur hidup, jadi berikan yang terbaik pula bagi bayi kita saat sudah mulai memasuki usia pemberian makanan pendamping ASI. Konsumsi daun katuk bagi ibu menyusui juga baik loh, selain menyiapkan makanan yang terbaik bagi sang bayi.

Ada juga rekomendasi produk pelancar ASI dari ekstrak daun katuk, ini dia selengkapnya: https://review.bukalapak.com/mom/supaya-menyusui-semakin-lancar-cek-3-rekomendasi-produk-daun-katuk-ini-37285

Tetapi kali ini kita akan membicarakan mengenai makanan yang sebaiknya tidak diberikan atau bisa jadi terlarang untuk diberikan untuk usia bayi yang memasuki MPASI. Atau dengan kata lain sebaiknya ditunda dahulu diberikan ketika usianya lebih besar ya moms.

Ini dia berikut daftarnya!

  • Selai Kacang (Peanut Butter)

Walau selai kacang memiliki manfaat akan kandungan protein nabati, potasium, dan juga serat, tetapi sebaiknya jangan diberikan dahulu pada si kecil yang karena dapat menyebabkan plak pada gigi. Seperti yang kita ketahui bahwa tidak mudah untuk membuat bayi menggosok giginya setiap saat sehabis makan.

  • Madu

Untuk jenis MPASI yang sebaiknya tidak dulu diberikan pada bayi usia di bawah satu tahun adalah madu. Meskipun madu memang kaya akan manfaat yang dimiliki, madu juga merupakan pemanis alami pengganti gula. Namun, ada madu yang mengandung spora dan kontaminan lainnya yang dapat menyebabkan infeksi pada bayi di bawah usia 1 tahun.

  • Putih Telur

Memang tidak semua makanan dewasa yang baik akan bermanfaat bagi tubuh bayi. Itu karena bayi memang memiliki tubuh yang juga masih rentan terhadap bakteri bakteri yang ada yang mungkin saja juga ikut dimiliki pada putih telur. Sebaiknya memang tunda dahulu agar si kecil semakin besar ya moms, untuk dapat mengonsumsi putih telur. Siapa tahu di kemudian hari dia jadi suka putih telurnya.

  • Makanan Laut atau Seafood

Meskipun tidak semua jenis makanan laut yang dilarang untuk dikonsumsi bagi bayi. Beberapa hasil laut seperti kerang, ikan, atau kepiting dapat menyebabkan alergi. Selain itu, adanya kemungkinan kandungan merkuri pada jenis kerang dan yang lainnya, tentunya akan berbahaya bagi sang bayi, termasuk orang dewasa juga ya.

  • Sayuran Mentah

Sering makan lalapan moms? Nah, mungkin lalapan atau sayuran mentah menjadi salah satu makanan favorit bagi orang dewasa, namun bukan hal yang dianjurkan untuk dikonsumsi saat bayi memasuki usia MPASI. Biasanya pada sayuran mentah juga terdapat bakteri pengganggu yang dapat mempengaruhi pecernaan si kecil, selain itu, pemberian sayuran mentah juga memungkinkan bayi untuk tersedak loh moms.

  • Makanan Kalengan

Tunda dulu ya moms, untuk pemberian makanan kalengan bagi si kecil. Di samping karena bahan bahan pembuatannya mengandung juga zat pengawet maupun zat bahan tambahan pangan lainnya, makanan kalengan juga rentan dihinggapi bakteri botolinum, yang juga berakibat terjadinya keracunan makanan bagi si kecil. Hati hati ya moms, jangan sampai niat hati ingin cepat memberikan makanan agar tidak menangis lagi, malah berujung fatal.

  • Buah Jeruk Masam

Bukan berarti juga tak diperbolehkan, buah masam seperti jeruk memang kaya akan vitamin C yang tinggi. Tentunya rasa yang terlalu masam akan berakibat pada perut atau pencernaan bayi. Bila memang ingin mencoba mengenali rasa jeruk, sebaiknya pilih jeruk peras yang memang rasanya tidak terlalu masam untuk MPASI.

Semangat memberikan yang terbaik untuk si kecil ya moms!

© 2020 obatperawatan.com

Theme by Anders NorenUp ↑