Tag: Dunia Medis

Ingin Berkarir di Dunia Medis? Berikut Ini Pilihan Profesinya!

Berkarir di dunia medis menjadi salah satu impian yang dimiliki oleh banyak orang. Hal ini lantaran kini untuk bisa berkarir di dunia kesehatan ini peluangnya semakin terbuka lebar. Dapat disadari jika untuk bisa berkarir di dunia kesehatan memang butuh skill tinggi dan pendidikan yang tak sebentar. Belum lagi biaya pendidikannya yang tinggi sehingga membuat gengsi yang ada di industri kesehatan ini semakin tinggi. Namun jika Anda gagal untuk masuk ke fakultas kedokteran demi bisa meraih impian untuk bisa jadi dokter, maka masih banyak profesi lainnya yang bisa Anda coba.

Kuliah di jurusan kedokteran dan menjadi dokter banyak diimpikan oleh banyak orang. Namun karena banyak alasan, mungkin Anda tidak bisa melanjutkan mimpi tersebut. Tetapi jangan patah semangat karena Anda bisa juga terjun dalam profesi lainnya, seperti:

Baca juga: Ini Dia Pekerjaan Favorit yang Ada di Dunia Medis

  • Perawat

Merawat orang sakit butuh keahlian khusus dan profesi tersebut dimiliki oleh perawat. Ya, jika gagal menjadi dokter, Anda masih bisa mendampingi dokter sebagai perawat. Pendidikan yang harus ditempuh agar bisa jadi perawat adalah sekitar 3 hingga 4 tahun untuk profesional. Spesialisasi perawat ini umumnya juga masing-masing mulai dari merawat anak, merawat syaraf dan lain sebagainya.

  • Bidan

Menolong wanita melahirkan menjadi salah satu profesi yang amat mulia di dunia medis. Jika kesempatan Anda menjadi dokter kandungan seolah susah digapai, Anda masih bisa memilih untuk menjadi bidan. Pendidikan untuk menjadi bidan ini juga sekitar 3 hingga 4 tahun. Selain bisa bekerja di rumah sakit atau klinik umum, bidan bahkan juga bisa membuka klinik nya secara pribadi.

  • Apoteker

Mengurus orang sakit dan menolong orang melahirkan mungkin merupakan pekerjaan berat dan tidak sanggup Anda jalankan. Namun tenang saja karena Anda tetap bisa berkarir di dunia kesehatan yaitu sebagai apoteker. Apoteker harus menempuh pendidikan farmasi selama 4 tahun lalu ditambah lagi dengan pendidikan apoteker 1 tahun lamanya.

  • Ahli gizi

Profesi penting selanjutnya di dunia kesehatan adalah dengan menjadi ahli gizi. Ilmu gizi kini menjadi hal yang amat penting karena menjadi faktor yang mendasari kesehatan manusia. Dengan gizi lengkap dan makanan sehat maka kesehatan bisa didapat. Selain bisa bekerja di rumah sakit, ahli gizi juga berpeluang bekerja di laboratorium, perusahaan dan tempat lainnya.

Itulah beberapa profesi yang ada di dunia medis yang bisa jadi alternatif apabila Anda tidak ingin menjadi dokter. Profesi di dunia kesehatan ini semuanya berat karena mengurus orang sakit dan berhubungan dengan nyawa manusia. Itulah mengapa semua profesi tersebut umumnya disumpah dengan kode etik yang ada sehingga diharapkan tidak dimanfaatkan untuk hal yang merugikan.

 

Ini Dia Pekerjaan Favorit yang Ada di Dunia Medis

Dunia medis adalah dunia yang berhubungan dengan kesehatan seseorang. Dunia ini mempunyai banyak sekali tenaga ahli yang ada dan berhubungan dengan hal tersebut. Sehingga bisa menjadi pekerjaan yang menjanjikan dan menjadi profesi untuk seseorang yang suka berhubungan dengan medis ini. Ada beberapa jenis karir yang bisa digeluti yang ada dan berhubungan dengan bidang medis ini. Beberapa karir dan pekerjaan favorit yang bisa dipilih dalam bidang ini adalah: 

Baca juga: Dunia Medis : Pertolongan Pertama Luka Bakar Secara Medis

  • Dokter

Karir pertama yang ada di bidang medis ini adalah sebagai dokter. Pekerjaan ini mempunyai prestise yang sangat tinggi di masyarakat karena dipercaya sebagai orang yang mempunyai kemampuan lebih sehingga dapat untuk membantu beberapa hal yang berhubungan dengan medis. Misalnya dokter bisa untuk mengobati penyakit dengan alat yang ada, dapat untuk melakukan operasi, membantu persalinan sehingga tingkat atau resiko kematian bayi dan ibu menjadi kecil, dan masih banyak pekerjaan lainnya dari dokter ini. Dokter sendiri mempunyai banyak spesialis yang ada dan bisa dipilih dari dokter syaraf, kejiwaan, bedah, hewan, dan masih jenis lainnya yang bisa dipilih. Untuk mempunyai karir sebagai dokter sendiri ada memang tidak mudah selain harus pintar juga membutuhkan modal yang banyak baik itu biaya perkuliahan dan juga prakteknya. 

  • Perawat

Dan karir selanjutnya yang ada dan bisa dipilih dalam dunia medis selain dokter adalah sebagai perawat. Untuk karir ini, biasanya lebih mudah dari dokter karena hanya sebagai asisten untuk dokter. Perawat mempunyai tugas untuk merawat orang yang sedang sakit hingga sembuh dan juga pendamping dokter ketika bekerja. Perawat juga bisa untuk memberikan pasien secara rutin dan memberikan perkembangan laporannya kepada dokter sehingga dapat untuk mengambil keputusan dari laporan tersebut. Pendidikan untuk menjadi perawat juga lebih mudah karena hanya membutuhkan waktu tiga tahun saja di sekolah keperawatan dengan berbagai praktek untuk menjadi perawat yang ahli nantinya. 

  • Bidan

Pekerjaan lainnya dalam bidang medis ini adalah sebagai bidan dan merupakan profesi tertua dalam bidang medis ini. Bidan merupakan petugas yang mempunyai kemampuan untuk mengurusi proses kehamilan hingga kelahiran dari pasiennya kelak. Di desa-desa bidan juga dikenal sebagai profesi yang hampir sama dengan dokter umum karena dapat untuk mendeteksi penyakit umum dan masih banyak hal lainnya. 

  • Apoteker

Jenis pekerjaan yang bisa dijadikan karir selanjutnya dalam dunia medis adalah sebagai apoteker. Seorang apoteker mempunyai tugas untuk meracik obat yang dibutuhkan pasien dengan takaran yang pas. Untuk dapat meraciknya tentu saja apoteker membutuhkan resep dari dokter dan juga penguasaan ilmu untuk dapat meracik obat sesuai dosis sehingga akan membantu pasien untuk dapat cepat sembuh.

 

Penyakit yang Bisa Menyerang Pekerja di Dunia Medis dan Bagaimana Pencegahannya

Semua pekerjaan di dunia ini tentunya memiliki resikonya masing-masing, tak terkecuali yang bekerja di dunia medis dimana selalu bersinggungan dengan penyakit, bakteri, dan mikroba setiap harinya. Apa saja penyakit yang bisa menyerang pekerja medis dan bagaimana pencegahannya? Berikut ulasannya:

  1. Perawat

Dalam pekerjaannya di dunia medis , perawat harus melakukan kontak langsung dengan pasien setiap harinya selama 6-8 jam/hari, hal ini mengakibatkan perawat selalu terpapar mikroorganisme patogen, sehingga bisa menjadi pembawa infeksi, baik itu ke pasien lain, maupun ke pekerja medis lainnya. Apabila menyiapkan obat-obatan untuk pasien haruslah selalu berhati-hati, harus selalu mencuci tangan setelah melayani pasein, kemudian melepas topi perawat serta masker jika masuk ke ruang istirahat atau ruang untuk makan bersama. Perawat yang bertugas di bangsal perawatan kerapkali mengalami kelahiran prematur. Dan menurut sebuah penelitian di Ohio dan Amerika Serikat pada tahun 1993-1996 menyebutkan bahwa penyakit yang kerap diderita oleh perawat adalah nyeri pinggang, dan ini seringkali menimpa perawat wanita. Hal ini ditengarai karena otot statik yang bekerja terlalu keras karena mengangkat pasien.

  1. Dokter

Dokter memang bertugas untuk menyembuhkan pasien yang sakit, namun bukan tak mungkin jika dokter bisa tertular dan bahkan menularkan penyakit pada pasien. Beberapa penyakit yang sering menular pada dokter ialah HIV, Rubella, Hepatitis B, TB, Hepatitis C, Adler, dan Cytomegalovirus. Dalam pelayanan pasien sehari-hari, dokter bisa saja terpapar bahan kimia berdosis rendah. Saat di kamar operasi, dokter juga bisa terpapar gas anestesi yang menguap kemudian menembus masker atau bisa juga karena hembusan nafas pasien yang sedang menjalani operasi. Akibat kronisnya bisa menyebabkan sakit kepala, mual, hingga gangguan susunan saraf pusat serta gangguan kehamilan. Pekerjaan medis di rumah sakit juga bisa menyebabkan pekerja medis mengalami stres psikologis tingkat tinggi dalam kurun waktu yang panjang.

  1. Dokter Gigi

Sebuah penelitian di Singapura dengan objek tenaga kesehatan gigi menemukan kadar HBs Ag serta anti HBC para dokter gigi lebih tinggi jika dibandingkan dengan tenaga kesehatan gigi yang lain. Hal ini diduga karena penularan melalui paparan air ludah pasien, selain itu dokter gigi juga bisa terinfeksi TB serta AIDS. Untuk pencegahan, penggunaan sarung tangan karet serta masker sangatlah penting. Paparan kronis merkuri bisa terjadi lewat amalgam yang biasa dipakai menambal lubang gigi. Paparan dosis rendah komponen dengan kandungan merkuri bisa menyebabkan lesu, kelelahan, gangguan gastrointestinal, atau anoreksia berkepanjangan.

Itulah beberapa penyakit yang bisa diderita oleh pekerja di dunia medis. Oleh karena itu sangat penting untuk melindungi diri dari paparan berbagai virus dengan menggunakan beberapa peralatan berstandar seperti sarung tangan karet dan masker, serta jangan lupa untuk mencuci tangan dengan benar setelah berinteraksi dengan pasien.

 

Jenis-jenis Pekerjaan di Dunia Medis

Dunia medis tentunya berkaitan erat dengan kesehatan, ada banyak orang ingin bekerja di bidang medis ini. Ada banyak ragam pekerjaan yang bisa menjadi pilihan di bidang medis ini, yaitu sebagai berikut:

Baca juga: Dunia Medis : Pertolongan Pertama Luka Bakar Secara Medis

  1. Dokter

Pekerjaan sebagai dokter biasanya menjadi tujuan pertama seseorang yang ingin bekerja di bidang medis. Untuk menjadi dokter tentunya tidaklah mudah, seseorang harus menjalani pendidikan yang tidak sebentar, menjalani koas, dan menjalani praktek. Belum lagi dari sisi keuangan tentunya membutuhkan finansial yang kuat untuk menjadi seorang dokter, terkecuali jika memperoleh beasiswa untuk menyelesaikan pendidikan di fakultas kedokteran.

  1. Perawat

Setiap dokter tentunya membutuhkan perawat agar pekerjaan lebih mudah, biasanya untuk menjadi perawat tak hanya harus tahu perihal medis, akan tetapi juga harus ramah saat berinteraksi dengan pasien, dan harus selalu siap sedia karena dituntut untuk kerja cepat. Untuk menjadi perawat, biasanya harus menjalani pendidikan selama tiga tahun di akademi, dan apabila kuliah s1 keperawatan butuh waktu selama 4 tahun. Dan jika ingin melanjutkan studi, ada beberapa pilihan spesialis, seperti perawatan anak atau perawatan syaraf.

  1. Apoteker

Apoteker mempunyai keahlian serta pengetahuan khusus dalam hal obat-obatan serta kemampuan untuk membaca tulisan dokter pada kertas resep. Apabila suka pelajaran kimia dan berhitung, maka apoteker adalah profesi yang tepat. Dengan menjadi apoteker tetap bisa menyehatkan masyarakat dengan obat hasil racikan agar bisa segera sembuh. Apabila ingin menjadi apoteker maka harus kuliah di jurusan farmasi lalu melanjutkan sekolah profesi apoteker selama 1 tahun.

  1. Analis Kesehatan

Ketika bekerja, selain membutuhkan bantuan perawat, dokter juga membutuhkan analis kesehatan untuk mendeteksi penyakit. Hasil analisis dari urin atau sampel darah merupakan hal yang sangat penting untuk dokter melakukan diagnosis suatu penyakit. Profesi analis kesehatan ini belum terlalu populer di Indonesia, padahal profesi ini sangatlah dibutuhkan.

  1. Radiografer

Profesi lain di dunia medis yang tak kalah bergengsi adalah radiografer. Dalam menjalankannya pekerjaannya didukung dengan adanya perkembangan teknologi seperti menggunakan USG empat dimensi. Pekerjaan ini memang mempunyai resiko serta kerumitan cukup tinggi, akan tetapi akan terasa kepuasan batin ketika berhasil menganalisis organ dalam tubuh pasien.

  1. Perekam Medis

Perekam medis ini bekerja di bidang medis dalam hal penyimpanan dan perekaman data-data medis pasien, seperti alergi, operasi, dan pengobatan apa saja yang pernah dilakukan, hingga silsilah penyakit dalam keluarga pasien. Dengan adanya rekam medis yang baik, akan membantu dokter untuk mengetahui ‘sejarah’ kesehatan pasien sehingga bisa menentukan penyakit dan pengobatan yang tepat.

Itulah beberapa profesi yang bisa dipilih di dunia medis, untuk bekerja dalam bidang medis, pertama-tama jangan berpikir tentang gaji, tapi harus memiliki jiwa sosial yang baik untuk bisa menyelamatkan dan menyembuhkan penyakit pasien.

Dunia Medis : Pertolongan Pertama Luka Bakar Secara Medis

Dunia Medis : Pertolongan Pertama Luka Bakar Secara Medis – Luka bakar adalah luka yang diakibatkan oleh panas yang bisa disebabkan oleh api, bahan kimia, atau listrik. Luka bakar ini biasanya akan menyebabkan melepuh ataupun luka yang lebih dalam. Seperti yang sudah diketahui, luka bakar ini dibagi menjadi beberapa grade yaitu :

Baca juga: Profesi di Dunia Medis

  • Luka bakar grade 1

Pada grade 1 luka bakar hanya mengenai lapisan epidermis pada kulit. Biasanya akan menimbulkan rasa nyeri, kulit berwarna kemerahan dan juga menimbulkan lepuhan yang berisi caian bening berupa plasma.

  • Luka bakar grade 2

Pada grade 2 ini luka bakar terjadi lebih dalam dan juga menimbulkan rasa nyeri.

  • Luka bakar grade 3

Pada luka bakar grade 3 ini luka bakar terjadi sampai kebagian otot dan tendon sampai kelihatan warna putih. Rasa nyeri sudah tidak ada karena sel saraf sudah rusak oleh sengatan panas.

Luka bakar yang ringan ini merupakan jenis luka bakar derajat 1, bisa disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain misalnya: Saat terkena knalpot, rasanya pasti sangat nyeri. Pada sebagian besar orang biasanya kalau terjadi luka bakar karena knalpot ini mereka akan langsung mengolesi dengan pasta gigi, mentega, minyak atau kecap. Cara ini tentu saja sangat tidak diperbolehkan. Kecap dan minyak akan menutup pori-pori kulit sehingga kulit yang terbakar akan sulit untuk dibersihkan. Selain menyumbat pori-pori kulit pasta gigi yang dirasa dingin justru merupakan bahan kimia yang tidak baik untuk luka bakar. Saat terjadi luka bakar dan langsung diolesi dengan pasta gigi justru akan menambah derajat luka bakar. Luka bakar yang tadinya hanya di permukaan kulit justru akan semakin mendalam. Pasta gigi yang dirasa cukup dingin ternyata malah membakar kulit sehingga luka bakar semakin sulit disembuhkan,

Untuk mengatasi atau menangani luka bakar yang terjadi karena knalpot menurut dunia medis kamu bisa melakukan beberapa hal berikut:

  1. Basuh bagian yang terkena knalpot dengan air dingin yang mengalir (air keran) kurang lebih 10 sampai 20 menit. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri  yang timbul dan untuk mencegah panas tidak sampai membakar kulit lebih kedalam lagi.
  2. Jangan gunakan air es, karena justru akan merusak jaringan.
  3. Jangan pecahkan kulit yang melepuh dan berisi cairan.
  4. Oleskan salep yang khusus untuk luka bakar derajat 1.

Langkah pertama yang harus kamu lakukan untuk penanganan luka bakar ini antara lain :

  1. Jika yang tersiram air panas adalah bagian tubuh yang tidak tertutup dengan kain, lekas guyur dengan air yang mengalir secara perlahan
  2. Jika yang tersimpan air panas adalah bagian tubuh yang tertutup oleh kain, guyur terlebih dahulu menggunakan air mengalir sekitar 10-20 menit. Lalu buka pakaian secara perlahan-lahan. Jika sulit untuk membuka pakaian gunting pakaian yang melekat di tubuh.
  3. Kompres dengan air dingin atau rivanol, jangan menggunakan air es untuk mengompres.
  4. Segera berikan salep dan tutup menggunakan kassa steril, lakukan pembalutan tidak terlalu kencang dan melebihi luas luka. Atau jika memungkinkan biarkan luka tetap tebuka namun harus dijaga kebersihannya agar tidak terinfeksi.
  5. Jika luka bakar lebih dari 20 % segera bawa ke tenaga kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.

Profesi di Dunia Medis

Anda terobsesi untuk menjadi dokter namun gagal? Tenang, dunia tidak selebar daun kelor. Gagal menjadi dokter bukan berarti Anda tidak bisa punya profesi di dunia medis. Dunia medis memang tidak hanya ditunjang oleh keberadaan dokter. Banyak keahlian lain yang dibutuhkan di industri ini, dan antara satu profesi dengan profesi lain saling melengkapi alias tidak bisa berdiri sendiri. Berikut beberapa profesi di dunia medis yang bisa Anda tekuni, selain dokter :

Baca juga: Teknologi Medis : Aplikasi Kesehatan Mobile

  • Perawat

Perawat bertugas merawat orang sakit hingga sembuh sesuai dengan ilmu yang dimilikinya. Perawat selalu mendampingi dokter yang memeriksa pasien, dan bahkan selalu ada meskipun dokter tidak hadir. Untuk menjadi perawat, seseorang harus menempuh pendidikan selama tiga tahun di akademi keperawatan untuk perawat vokasi atau empat tahun dan menjadi perawat profesional. Perawat juga punya spesialisasi tersendiri, lho. Misalnya spesialis perawatan anak, spesialis perawatan syaraf, dan lain-lain. Untuk menjadi spesialis, seseorang harus mendapatkan pendidikan master dan spesialis di bidang keperawatan.

  • Bidan

Menurut sejarah, bidan merupakan profesi tertua sepanjang peradaban manusia. Bidan merupakan petugas kesehatan perempuan yang terlatih secara formal dalam membantu kelahiran bayi dan proses yang punya kaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Hampir sama dengan perawat, bidan juga harus menempuh pendidikan selama tiga hingga empat tahun. Dalam tugasnya, bidan sering membantu dokter spesialis kandungan dalam proses kelahiran. Untuk masyarakat di pedesaan, peran bidan sangatlah penting nyaris sama seperti dokter karena bukan hanya mengurusi kelahiran, tetapi penyakit lainnya.

  • Apoteker

Anda tidak berbakat mengurus orang sakit, tetapi tetap ingin bekerja di bidang medis? Posisi apoteker ini mungkin cocok untuk Anda. Apoteker adalah orang yang meracik obat untuk diberikan kepada orang sakit sesuai dengan resep yang diberikan oleh dokter. Untuk menjadi apoteker, Anda harus menjadi sarjana farmasi yang sekolah selama empat tahun, dan ditambah satu tahun untuk pendidikan apoteker. Apoteker ini termasuk profesi yang punya etik juga karena mereka disumpah untuk tidak menggunakan keahliannya untuk merugikan orang lain.

  • Ahli Gizi

Ahli gizi ternyata juga merupakanprofesi penting di dunia medis. Apalagi saat ini ilmu gizi sejalan dengan ilmu kedokteran dan ilmu kesehatan. Tugas ahli gizi adalah melakukan studi tentang gizi dan pengunaan diet khusus untuk mencegah dan mengobati penyakit. Dalam tugasnya, ahli gizi bisa melakukan penyuluhan dan memberikan konsultasi. Selain di rumah sakit, ahli gizi juga banyak dibutuhkan di perusahaan makanan, terutama soal perencanaan makanan dan pengadaan bahan-bahan untuk pembuatan makanan tersebut. Untuk menjadi ahli gizi, Anda harus menempuh pendidikan di bidang gizi terlebih dahulu, baik di jenjang D3 mau pun S1. Jangan ragu menjadi ahli gizi, karena profesi ini tetap akan dibutuhkan selama manusia masih butuh makan.

© 2020 obatperawatan.com

Theme by Anders NorenUp ↑