Tag: penderita

Jenis Penyakit Menular dan Tips Mencegahnya dengan Tepat

Penyakit mempunyai banyak jenis yang ada seperti misalnya bisa dipisahkan dari penyakit yang dapat menular dan tidak. Penyakit yang tidak menular merupakan penyakit yang hanya diderita oleh orang tersebut dan tidak akan menularkan kepada orang lain yang dekat dengan dirinya. Sedangkan untuk penyakit menular adalah yang bisa untuk ditularkan kepada orang lain yang dekat dan mempunyai kontak fisik dengan penderita penyakit yang menular tersebut. Oleh karena itulah penyakit yang menular ini harus dihindari dengan beberapa cara sehingga orang lain tidak akan tertular dengan penyakit tersebut. Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melakukan pencegahan penyakit yang menular tersebut adalah:

Baca juga: Penyakit Berbahaya dari Bagian Kelamin yang Perlu Anda Tahu

  • Menggunakan masker, sarung tangan, dan juga baju steril

Langkah pertama untuk menghindari penyakit yang menular adalah menggunakan beberapa alat pelindung. Seperti ketika berjalan keluar maka Anda dianjurkan untuk menggunakan masker agar tidak mudah tertular berbagai penyakit yang mudah menular lewat udara seperti misalnya flu, batuk, dan banyak penyakit lainnya. Oleh karena itulah apabila Anda keluar sebaiknya menggunakan masker dan juga sarung tangan agar lebih higienis. Berbeda dengan di rumah sakit yang harus menggunakan baju steril untuk dapat lebih memaksimalkan pencegahan penyakit yang bisa menular yang diderita oleh pasien.

  • Cuci tangan dan juga barang

Langkah kedua untuk mencegah penyakit menular adalah dapat untuk menjaga kesehatan sendiri. Dari cuci tangan rutin sehingga dapat untuk terhindari dari banyak kuman yang dapat untuk menularkan penyakit dengan mudah. Anda bisa untuk menggunakan hand sanitizer agar tangan juga lebih bersih dan terbebas dari bakteri yang dapat menyebabkan penyakit yang menular. Atau langkah selanjutnya bisa dilakukan dengan mencuci barang seperti pakaian, alat makan, dan juga barang lainnya. Sehingga Anda tidak akan terkena penyakit yang menular karena menggunakan barang yang sama dengan penderita penyakit yang bisa menular tersebut.

  • Tidak berhubungan seksual dengan penderita

Dan terakhir adalah tidak melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki penyakit yang menular. Sehingga Anda juga terbebas dan tidak ditulari penyakit yang menular tersebut. Karena biasanya ada beberapa penyakit yang bisa menular lewat sperma sehingga akan sangat berbahaya apabila melakukan hubungan seksual. Oleh karena itulah pastikan untuk memakai kondom atau bisa untuk menghindari sama sekali untuk berhubungan seksual dengan seseorang yang mempunyai penyakit dapat menular.

Di atas merupakan cara dan langkah mudah agar Anda dapat untuk menghindari penyakit menular. Dimana dengan begitu Anda tidak akan terserang atau terjangkit penyakit yang merupakan tularan dari penyakit orang lain. Seperti yang telah dijelaskan di atas, langkah yang dapat untuk menghindari penularan sendiri tergantung dari penyakitnya sehingga Anda perlu waspada terhadap penularan penyakit tersebut.

 

Penyakit Berbahaya Yang Menyerang Wanita

Ada beberapa orang peneliti yang telah melakukan penelitian bahwa terdapat beberapa penyakit yang sering dan kerap menghantui perempuan, hal ini dikarenakan ada perbedaan antara laki – laki dan perempuan dalam hal hormon, komposisi tubuh dan beberapa perbedaan lainnya. Perubahan gaya hidup adalah sumber dari penyebab melemahnya daya tahan tubuh pada wanita pada saat ini seperti kurangnya istirahat, mengkonsumsi makan makanan yang sembarangan serta kesibukan lainnya yang mengganggu kesehatan. Beberapa penyakit berbahaya yang menyerang wanita, diantaranya adalah :

Baca juga: Keunggulan Dari Ramuan Herbal untuk Pengobatan Berbagai Penyakit

  • Kanker rahim atau ovarium

Penyakit ini merupakan urutan kelima dari jenis kanker yang selalu dialami perempuan, gejalanya antara lain kembung, nyeri perut, gangguan pencernaan yang parah, mual, muntah dan siklus haid yang tidak rutin. Mendiagnosa kanker ovarium tidak gampang, akan tetapi apabila merasakan pendarahan yang tidak biasa, nyeri pada saat berkencing atau melakukan hubungan intim, dan nyeri panggul sebaiknya segeralah periksalah diri Anda untuk melihat kejelasan penyebabnya.

  • Penyakit jantung

Di antara penyakit yang selalu menimpa kaum perempuan, penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu diantara mereka. Perempuan tidak lepas dari penyakit ini dikarenakan oleh banyak hal, contohnya adalah kelebihan lemak di sekitar perut, diabetes, hipertensi, stres, depresi, hingga kolesterol yang tinggi.

  • Lupus

Gejala umum dari lupus adalah nyeri otot, nyeri sendi, ruam kulit, perasaan sangat letih, rambut rontok, demam, dan sensitif terhadap cahaya. Sampai saat ini belum diketahui penyebabnya lupus secara jelas, gejalanya pun bervariasi pada setiap penderitanya.

  • Radang panggul

Penyakit ini berpengaruh pada rahim, saluran telur, indung telur, dan leher rahim. Penyakit radang panggul ini dapat berkembang menjadi penyakit menular seksual seperti gonore atau klamidia. Penyebabnya adalah bakteri, apabila diketahui lebih awal, penanganan dengan makan obat antibiotik mungkin bisa secepatnya teratasi. Hanya saja seringkali penyakit ini tidak menonjolkan gejala dan diketahui sudah dalam keadaan terlambat, sementara pada keadaan parah bisa menyebabkan kemandulan.

  • Fibromyalgia

Penyakit ini juga umum menyerang perempuan, penderitanya bisa mengalami sakit pada tubuh yang penyebabnya kurang diketahui. Gejalanya adalah nyeri yang meluas pada 11 dari 18 bagian tubuh, beberapa contohnya adalah nyeri di siku, dada, lutut, leher, punggung bawah, bahu, dan paha. Biasanya pada saat terjangkit penyakit ini, penderita bisa mengalami kecapean, sulit tidur, sakit kepala, depresi, sampai rasa cemas. Nyeri yang dirasakan bisa menetap hingga tiga bulan lebih.

  • Polymyositis

Nama penyakit berbahaya ini mungkin masih jarang terdengar, penderitanya mengalami radang otot yang lumayan langka. Akibatnya penderita mengalami kelemahan, nyeri, pembengkakan dan kerusakan jaringan otot. Dan, penyakit tersebut lebih umum dialami oleh perempuan.

 

Obat Luka Diabetes Agar Cepat Kering

Luka akibat diabetes atau disebut dengan istilah gangren menyebabkan penderita mengalami luka. Obat luka diabetes kebanyakan ditanganinya harus dengan cara dioperasi. Sebenarnya ada cara lain tanpa dioperasi dan akan kita bahas dalam artikel ini hingga tuntas.

Perlu diketahui, bakteri dan jamur di area sekitar luka bisa berkembang semakin subur jika gula darah terus mengendap. Kondisi ini tidak akan terjadi jika bakteri anarob dan aeorob jumlahnya setara.  Sebelum kita membahas obat luka diabetes yang berkhasiat, sebaiknya ketahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab dan gejala luka diabetes.

Baca juga: Menyembuhkan Diabetes Dengan Obat Diabetes Alami

Penyebab Luka Diabetes

Ada dua faktor yang menjadi penyebab utama luka diabetes, yaitu:

  • Kurang Pasokan Darah

Fungsi darah diantaranya adalah memberikan nutrisi ke sel-sel tubuh, memberikan oksigen, kekebalan tubuh, antibody untuk menangkal terjadinya infeksi dsb. Jika pasokan darah kurang menyebabkan sel-sel jaringan rusak dan tidak dapat bertahan hidup.

  • Terjadi infeksi

Jika bakteri di dalam tubuh berkembang dalam waktu yang lama, maka bisa menyebabkan infeksi yang dapat mengambil alih dan menyebabkan jaringan mati lalu pada akhirnya menyebabkan luka diabetes.

Gejala Luka Diabetes

Ada beberapa gejala yang biasanya terjadi jika mengalami luka diabetes, namun gejalanya tersebut tergantung dari jenis lukanya itu sendiri. Berikut ini penjelasannya.

  • Warna kulit berubah-rubah, dari yanga walnya pucat ke biru, hitam, ungu, merah atau perunggu.
  • Tedapat garis yang jelas mana kulit yang rusak dan sehat.
  • Sakit diikuti dengan mati rasa pada bagian yang luka.
  • Mengeluarkan bau busuk dan keluar cairan seperti nanah diiringi rasa sakit.

Pengobatan Luka Diabetes

Jika Anda mengalami luka diabetes harus segera diobati, karena jika tidak dapat menyebabkan komplikasi. Jika bertambah parah, resiko terbesarnya adalah kehilangan salah satu anggota tubuh karena harus diamputasi.

Agak sulit menemukan pengobatan luka diabetes yang mujarab, karena lukanya tidak terjadi di permukaan kulit. Melainkan langsung di permukaan jaringan syaraf yang ada didalam tubuh. Akibatnya jaringan mengalami kerusakan yang parah dan tidak bisa bekerja dengan maksimal.

Salah satu cara yang efektif tanpa harus operasi atau diamputasi adalah menggunakan ramuan yang terbuat dari bahan alami. Ada beberapa bahan alami yang terbukti berkhasiat mengobati luka diabetes, seperti: kunyit, mahkota dewa, brotowali, buncis dan buah mengkudu.

Jika pengobatan menggunakan bahan alami tersebut tidak mendatangkan perubahan atau kemajuan. Caranya bisa mengkonsumsi obat luka diabetes yang sudah dalam bentuk kemasan herbal TNO. obat herbal tersebut mengandung zat-zat berkhasiat yang berasal dari bahan alami yang digunakan, yaitu buah mengkudu. Dengan adanya obat dalam bentuk kemasan ini, membantu Anda mengobati luka diabetes tanpa harus repot-repot membuatnya sendiri.

© 2020 obatperawatan.com

Theme by Anders NorenUp ↑