Tag: sistem pernafasan

Penyebab Penyakit Asma dan Cara Mengatasinya Saat Kambuh

Asma merupakan penyakit yang menyerang organ sistem pernafasan atas dimana secara tiba-tiba menjadi menyempit dan sulit untuk dilalui udara. Penyakit ini memang tak terjadi secara terus menerus namun ketika timbul gejala, sangat penting untuk segera mengatasinya agar pernafasan bisa segera kembali normal. Penyakit asma bisa menyerang siapa saja baik anak-anak maupun dewasa bahkan ada yang menderita asma sejak ia dilahirkan. Apa saja penyebab penyakit ini dan bagaimana cara yang harus dilakukan saat asma kambuh? Berikut ini adalah uraian yang bisa Anda jadikan tambahan informasi jika memiliki anggota keluarga yang mengidap asma.

Penyebab Penyakit Asma dan Cara Mengatasinya Saat Kambuh

Penyebab penyakit ini ada beberapa macam, yang dibedakan menjadi 2 yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar tubuh penderita. Berikut ini adalah penjelasannya:

  • Faktor dalam.

Faktor dalam yang sering menyebabkan seseorang mengidap penyakit ini adalah adanya garis keturunan dari orang tua atau kakek nenek yang mengidap penyakit yang sama. Selain itu faktor alergi yang dimiliki juga bisa menjadi pencetus gejala asma ketika zat alergen masuk dalam tubuh terutama dari saluran pernafasan.

  • Faktor luar.

  • Lingkungan.

Faktor lingkungan sangat berpengaruh untuk menciptakan penyakit ini. Lingkungan yang selalu berdebu, berangin, hingga terdapat banyak binatang berbulu di sekitarnya bisa memicu reaksi penyakit asma. Usahakan untuk menjaga kondisi lingkungan terutama untuk anak yang memiliki keturunan beriwayat penyakit saluran pernafasan.

  • Makanan dan minuman.

Selain karena faktor alergi, makanan dan minuman juga bisa menjadi pencetus terjadinya gejala penyakit pernafasan yang satu ini. Jenis makanan dan minuman yang memiliki faktor resiko besar adalah makanan dan minuman dingin, berMSG tinggi hingga mengandung zat pengawet atau zat kimia lainnya.

  • Udara dingin.

Berada di lingkungan yang bersuhu rendah dimana biasanya tubuh selalu berada di lingkungan hangat juga bisa menyebabkan seseorang terserang asma secara mendadak.

Gejala asma ditandai dengan rasa susah bernafas yang menyebabkan penderita merasa panik. Nafas menjadi lebih pendek dan membutuhkan usaha yang besar untuk bisa menghirup serta mengeluarkan udara. Terkadang penderita juga sampai mengeluarkan suara ketika bernafas yang mengakibatkan penyakit ini juga disebut sebagai penyakit mengi oleh masyarakat jawa. Ketika hal ini terjadi, sangat penting untuk si penderita selalu membawa inhaler yang berisi obat untuk meredakan asma dengan cara melebarkan saluran pencernaan menjadi normal kembali.

Baca juga Obat Mujarab Untuk Asma

Inhaler bisa dibeli di apotek-apotek tanpa menggunakan resep dokter. Namun inhaler tak bisa bekerja sendiri karena diperlukan obat di dalamnya untuk bisa bekerja. Obat tersebut bisa Anda dapatkan melalui resep dokter dimana Anda perlu memeriksakan diri terlebih dahulu untuk mendapatkan obat penyakit asma yang tepat untuk dimasukkan dalam alat inhaler yang dimiliki.

 

Waspadai Penyebab dan Gejala Kanker Tenggorokan

Kanker merupakan penyakit kronis yang telah banyak merenggut korban jiwa termasuk di Indonesia. Sel abnormal yang tubuh di berbagai organ tubuh manusia ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan permanen yang mematikan dan menjalar ke organ-organ lainnya. Salah satu jenis kanker yang sekarang ini justru mengalami peningkatan penderita adalah kanker tenggorokan. Kanker jenis ini menyerang bagian sistem pernafasan atas yaitu tenggorokan khususnya di bagian pitas suara, amandel, dan orofaring.

Waspadai Penyebab dan Gejala Kanker Tenggorokan

Meski seringkali disebut dengan satu nama yang sama, namun kanker di bagian sistem pernafasan atas ini sebenarnya memiliki nama sendiri-sendiri sesuai dengan bagian yang terkena kanker. Berikut ini adalah beberapa jenis kanker di bagian tenggorokan yang dibedakan dari lokasi sel abnormalnya:

  • Kanker nasofaring, menyerang bagian tenggorokan atas.
  • Kanker orofaring, menyerang bagian amandel atau tenggorokan tengah.
  • Kanker hipofaring, menyerang di bagian kotak suara yang terletak pada tenggorokan bawah.
  • Kanker glotis, menyerang bagian pita suara.
  • Kanker supraglotik, menyerang jaringan yang berada di atas pita suara.
  • Kanker subglotik, menyerang di jaringan bawah pita suara.

Agar Anda bisa mewaspadai timbulnya sel abnormal pada tenggorokan sehingga dapat mendeteksi dini munculnya jenis kanker ini, sebaiknya mengenali gejala-gejala yang ditimbulkan. Berikut ini adalah beberapa gejala awal yang sering dirasakan penderita kanker bagian tenggorokan:

  • Batuk yang tak kunjung sembuh bahkan mengeluarkan darah.
  • Susah menelan meski hanya air saja.
  • Nafas berbunyi.
  • Telinga sering berdengung dan terasa sakit hingga kehilangan keseimbangan.
  • Suara mengalami perbedaan hingga serak dan hilang.
  • Munculnya benjolan di leher yang sangat terasa.
  • Berat badan mengalami penurunan tanpa sebab yang jelas.

Pada gejala awal, sangat mirip dengan batuk atau radang tenggorokan biasa sehingga memerlukan pemeriksaan jaringan untuk bisa mendeteksi adanya sel abnormal penyebab kanker tenggorokan tersebut.

Siapa saja pastinya ingin memiliki tubuh sehat yang bebas dari kanker. Untuk menghindari kanker pada tenggorokan ini sebaiknya Anda mengetahui apa saja penyebabnya untuk bisa menghindari sedari dini, yaitu:

  • Merokok dan mengunyah tembakau.
  • Konsumsi minuman keras.
  • Kesehatan gigi dan mulut yang buruk.
  • Kurang makan buah dan sayur.
  • Terinfeksi virus HPV dan EBV.
  • Menderita asam lambung.

Baca juga Tahapan Perkembangan dan Pengobatan untuk Penderita Kanker Tenggorokan

Dari informasi penyebab dan gejala kanker tenggorokan di atas, Anda bisa meminimalisir terjangkitnya kanker dengan mengurangi dan menghilangkan kebiasaan buruk yang bisa menjadi penyebab kanker. Selain itu jika Anda atau keluarga memiliki gejala tersebut, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter untuk di cek lebih lanjut apakah gejala yang timbul merupakan gejala awal kanker. Semakin cepat ditemukan maka semakin mudah pengobatan yang bisa dilakukan untuk mencegah sel kanker meluas dan menjadi ganas.

 

 

 

© 2020 obatperawatan.com

Theme by Anders NorenUp ↑